Harianpilar.com, Lampung Selatan – Untuk meningkatkan pengamanan arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1436 H, Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) membentuk tim anti copet.
Dimana tim anti copet ini rencananya akan ditempatkan di beberapa areal yang dianggap rawan terjadinya aksi tindak kriminal yang dilakukan pelaku dalam aski pencopetan salah satunya terhadap penumpang.
Meurut Kapolres Lampung Selatan AKBP Hengki, tim anti-copet ini akan ditempatkan di beberapa tempat rawan seperti areal Pelabuhan Bakauheni, di dalam kapal penyeberangan antar pulau, terminal, wilayah Bandar Udara Radin Inten II Lampung.
“Timnya sudah kita bentuk, ini untuk mengantisipasi tindakan kriminal selama musim mudik lebaran,” kata Hengki usai melaksakan upacara peringatan HUT Bhayangkara ke 69 yang dilaksakan di Mapolres setempat, Rabu (1/7/2015).
Hengki juga menambahkan, tim anti-copet ini tidak hanya untuk menangani hal tersebut, tapi juga mengantisipasi tindakan kriminal lain seperti jambret, bius dan hipnotis yang kerap terjadi pada saat arus-mudik lebaran.
“H-7 antara tanggal 10 Juli ini, pasukannya sudah diterjunkan. Baik petugas dengan pakaian uniform maupun non uniform,” tambahnya.
Dia juga melanjutkan, maraknya aksi kejahatan saat musim mudik lebaran bahkan tindak kriminal sering terjadi pada saat menjelang perayaan hari raya idul fitri, di mana itu merupakan siklus tahunan. Bahkan menurutnya tangkap tangan penjahat saat sedang beraksi akan lebih efektif dibanding melakukan razia preman.
“Kalau ada bukti enak memberikan tindakan dan sanksinya terhadap pelaku tindak kejahatan,” lanjut Hengki. (Saipul/JJ)









