Harianpilar.com, Bandarlampung – Pemprov Lampung, besok Senin (15/6/2015) akan melaksanakan Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Provinsi Lampung dalam tahun ini akan melakukan pembangunan kesehatan dari pinggir ke tengah dalam rangka pemantapan program Lampung Sehat. Rakerkesda yang akan dihadiri Menteri Kesehatan RI Prof. Dr. dr. Nina Farid Moeloek, Sp. M (K).
Tahun 2013 IPM Provinsi Lampung sebesar 72,87 dan merupakan yang terendah dibandingkan provinsi lain di Sumatera sehingga program terutama Kesehatan dan Pendidikan, yang berdampak pada peningkatan angka IPM menjadi prioritas, dikarenakan kualitas SDM akan mempengaruhi tingkat kesejahteraan rakyat.
” Untuk itu sinergi perencanaan antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota untuk keberhasilan pelaksanaan pembangunan termasuk pembangunan kesehatan diperlukan,” jelas Kepala Dinas Kesehatana provinsi Lampung dr. Reihana melalui telepon selulernya, Minggu (14/6/2015).
“Selain menghadiri rakerkesda, ibu Menkes juga mencanangkan Kecamatan STBM di Metro Selatan, bersama Walikota Metro, dengan ditandai deklarasi STOP BABS yang melambangkan besarnya komitmen masyarakat ber-PHBS (Perilaku hidup Bersih dan Sehat) dengan stop buang air besar sembarangan,” ujarnya.
Kemudian beliau juga akan mengunjungi Kelurahan Promosi Kesehatan yaitu di Pos Pelayanan Keluarga di Sumber Sari Bantul, Metro Selatan sebagai wadah mendekatkan akses kesehatan masyarakat dan garda depan masyarakat meningkatkan kesehatannya secara mandiri dengan ber-PHBS.
Selain itu ibu Menkes juga melihat bagaimana pelayanan kesehatan ibu dan anak serta Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED) serta unggulan pelayanan kesehatan tradisional dan komplementer (Akupresur dan TOGA/tanaman obat keluarga) di Puskesmas Sumber Sari Bantul, Metro Selatan. Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK) RSUD A. Yani Metro, sebelum kembali ke Jakarta.
” Diharapkan provinsi Lampung bisa terus memberikan pelayanan kesehatan terbaik untuk masyarakat, dengan banyaknya program pelayanan yang diberikan dan hidupnya semua puskesmas disetiap kecamatan bisa membantu masyarakat dalam pelayanan kesehatan,” papar bunda Reihana sapaan akrabnya. (Fitri/JJ)









