Harianpilar.com, Lampung Selatan – Menjelang bulan suci Ramadhan tahun 1436 hijriah sejumlah harga kebutuhan bahan pokok mulai merangseng naik, seperti harga telur dan Cabe Merah yang sebelumnya hanya Rp 19 ribu/kilogram kini mencapai Rp 32 ribu/kilogramnya, bahkan untuk harga telur yang sebelumnya hanya Rp 18 ribu sampai kini mencapai Rp 22 ribu/kilogramnya.
Menurut salah seorang pedang di Pasar Inpres Kalianda Dayat mengatakan, kenaikan harga cabai dan telur tersebut baru terjadi satu minggu terakhir ini, hal tersebut karena akan memasuki bulan suci ramadhan, yang tinggal beberapa hari lagi, “kenaikan harga cabai merah hingga 50 persen lebih, bahkan harga cabai rawit juga ikut naik, yang lebih parahnya harga telur bisa setiap hari naik, kini harga telur dipasar inpres kalianda berkisaran Rp 21 ribu hingga Rp 22 ribu perkilogramnya, itu juga bisa terus naik setiap harinya,” kata Dayat, Minggu (14/6/2015).
Dia juga menambahkan, dirinya tidak berani untuk menjual telur karena harganya setiap hari bisa berubah-ubah, kenaikan beberapa kebutuhan bahan pokok tersebut biasa terjadi pada saat memasuki bulan suci ramadhan,
“Kenaikan ini biasa terjadi dikala memasuki bulan suci ramadhan, ada juga karena stock terbatas atau berkurang,” tambahnya.
Sementara itu menurut warga Kalianda Sainah mengatakan, dirinya mengharapkan kepada pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan agar segera dapat mencarikan solusinya, karena kenaikan tersebut berdampak pada pengeluaran yang tinggi, “biasanya saya belanja kepasar membawa uang Rp 50 ribu cukup untuk membeli sayur mayur, tetapi kini harus membawa 100 ribu agar cukup, saya berharap pemerintah segera mencarikan solusinya,” katanya. (Saipul/JJ)









