oleh

Raja Sekala Brak Hadiri Naik Tahta Raja Solo

Harianpilar.com, Bandarlampung – Raja dari Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak Kepaksian Pernong Lampung menghadiri undangan Raja Solo dalam rangka Tingalandalem Jumenengan atau peringatan naik tahta yang ke -11 dari Sampeyandalem Ingkang Sinuwun Kanjeng Susuhunan Pakoe Boewono XIII. Dalam acara yang digelar, Minggu (31/5/2015) ini Sunan Pakoe Boewono XIII didampingi oleh Permaisuri Kanjeng Ratu Paku Buwono dan Putra Mahkota Gusti Pangeran Haryo Purboyo. Demikian rilis yang diterima Harian Pilar, Rabu (3/6/2015).

Para Abdi Dalem Keraton berbaris untuk menyambut datangnya Tamu Kehormatan,  kondisi saat itu hujan  mulai reda ketika acara penyambutan Raja dari Lampung bersama rombongannya,  pada prosesi penyambutan Kanjeng Pangeran Widodo Notonagoro bertindak selaku penerima Tamu Kehormatan selanjutnya disajikan pula tarian keraton yaitu Tari Lawungan .

Sultan Edwardsyah Pernong  hadir dalam perhelatan tersebut membawa serta perangkat adatnya,  saat turun  dari mobil Sultan Sekala Brak yang dipertuan ke XXIII yang mengenakan pakaian kebesaran Adat Sekala Brak langsung dipayungi menggunakan Payung Agung berwarna kuning dan diiringi para prajurit pengawal dan para penari.

Prosesi adat arak-arakan Agung dimulai dengan Cicca atau sumpah dari Pasukan Puting Beliung untuk mengamankan perjalanan Raja, setelah cicca dilaksanakan maka ditarikanlah Tari Adat Samang Begayut oleh Tumenggung Hanuang Bani menggunakan Pedang Pusaka Siputuk Liyu, ini merupakan tarian yang mengawali dan mengakhiri langkah Raja dalam prosesi adat Arak-Arakan Agung atau Lapahan Saibatin Sekala Brak.

Sultan Edward Syah Pernong datang bersama Keluarga Besar Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak Lampung diantaranya Ketua DPRD Provinsi Lampung bersama Istri, Dandim Boyolali Letkol Kav Topri Daeng Balaw bersama Istri, para Raja Suku ( Jukkuan ) dibawah wilayah adat Kepaksian Pernong, dan para punggawa dan panglima Kerajaan yang berasal dari Way Handak wilayah pesisir bagian selatan Lampung.

Dalam kesempatan yang penuh khidmat itu  Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan XXIII diberi kehormatan oleh Sunan Pakoe Boewono XIII untuk memberikan sambutan  mewakili tamu – tamu kehormatan lainnya, dalam sambutannya Sultan Edward menyampaikan bahwa kehadiran Adat Sekala Brak ini adalah wujud rasa cinta terhadap keberadaan Keraton Kasunanan Surakarta Hadinngrat yang masih eksis hingga saat ini, dengan adat kita bisa merekatkan ikatan silaturahmi sesama anak bangsa, dengan adat istiadat kita mengedepankan cinta kasih saling menghormati serta menjunjung nilai kesetiaan, setia terhadap para leluhur yang telah berjuang disetiap pelosok nusantara, setia terhadap NKRI. Dan diakhir sambutannya Sultan Edward berdoa agar Sunan Pakoe Boewono XIII senantiasa dianugerahi kesehatan, keselamatan, kearifan dan kebijaksanaan hingga Keraton Surakarta Hadiningrat tetap dan terus bersinar. (Rls/JJ)