Harianpilar.com, Lampung Utara – Sampai dengan akhir Mei 2015, Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari 10 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Lampung Utara (Lampura) sudah terealisasi sebesar Rp 18,8 miliar. Sementara Pemkab Lampura menargetkan PAD tahun ini sebesar Rp 71,3 Miliar. Dengan begitu berarti realisasi PAD Lampura telah mencapai 23,67 persen. Demikian dijelaskan Kepala Dinas Pendapatan Daerah setempat, Suhendar Zuber, diruang kerjanya, Rabu (3/6/2015).
Menurut Kadispenda, pihaknya terus mendorong seluruh SKPD itu dengan melakukan monitoring agar target PAD dapat tercapai. Bahkan diupayakan untuk melebihi (over) target. “sangat optimis, target dapat tercapai bahkan mungkin over target,” jelas Suhendar.
Dikatakan Suhendar, sampai saat ini pihaknya sudah menerima data perolehan PAD dari seluruh SKPD. Namun demikian, ia belum bisa memberikan rincian perolehan PAD untuk masing-masing SKPD dan pos-pos penerima PAD. Baik dari pajak maupun retribusi daerah dan penerimaan lain-lain. Sebab data yang diterima itu belum direkonsiliasikan kepada SKPD. Dengan kata lain data yang diterima belum dikonfirmasi ulang terhadap SKPD masing-masing. “data ini masih mau kita rekon (rekonsiliasi) dulu, karenanya saya belum bisa katakan rinciannya,” jelasnya.
Hanya saja, lanjut Suhendar, pihaknya mencatat Dinas perhubungan paling tinggi perolehan PAD nya hingga Mei 2015 ini. Disusul kemudian perolehan terbanyak kedua yakni dari RSUD Ruyacudu Kotabumi, kemudian dari Dispenda sendiri.
Ditambahkannya, sampai saat ini, belum ditemukan kendala yang berarti dari seluruh SKPD dalam rangka melaksanakan tugas penarikan baik itu retribusi maupun pajak sebagai sumber PAD. (Iswan/Yoan/JJ)








