oleh

Waspada, Diduga Beras Plastik Masuk Bandarlampung

Harianpilar.com, Bandarlampung – Diduga peredaran beras plastik mulai memasuki wilayah Kota Bandarlampung. Diketahui, warga Kelurahan Pematang Wangi, Kecamatan Tanjungsenang, Bandarlampung, Beti mengaku muntah-muntah bahkan mencret setelah mengonsumsi beras yang diduga beras plastik. Akibatnya, Beti harus menjalani perawatan medis sejak, Senin (25/5/2015).

Terkait hal itu, Polresta Bandarlampung telah mengambil sampel beras untuk di uji lab di Jakarta.

“Untuk dugaan beredarnya beras sintetis sampai hari ini belum bisa kita buktikan, untuk sampel sudah kita bawa ke Balai Pom dan Diskomperindag. namun Indikasi ke arah kebenaran adanya beras sintetis belum bisa kita pastikan, karena masih negative hasil uji BP POm. Nanti akan kita cocokan setelah hasil uji berikutnya,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung Kompol Dery Agung, Rabu (27/5/2015).

Dijelaskan Kasat, sebelumnya pada Selasa (25/5/2015)  Beti warga Kelurahan Pematang Wangi, Kecamatan Tanjungsenang, muntah-muntah dan mencret yang berlebihan setelah mengkonsumsi nasi yang diduga berasal dari beras plastik.

“Kepada petugas, Beti mengaku sudah 2 kali mengonsumsi beras tersebut menggunakan lauk lain yaitu telur dadar beserta minyak yang digunakan dan sambal pedas yang dikosumsi korban.  Kami juga telah mengambil dan menyita sampel beras di tempat korban membeli untuk uji lab BP POM,” terangnya.

Menurut Kasat, uji lab BP Pom sudah dilakukan, namun pihaknya menyatakan akan kembali menguji beberapa sample makanan tersebut ke Jakarta.

“Malam ini (Selasa 27/5/2015) semua sampel akan dibawa petugas kita ke Jakarta untuk menguji sampel beras tersebut disalah satu laboratorium baik universitas ataupun tempat lain di Jakarta untuk memastikanya,” imbuhnya.

Sangat disayangkan, hingga berita ini diturunkan Beti belum bisa dimintai keterangan. Meski demikian, petugas memastikan kondisi Beti saat ini sudah stabil.

“Ya, korban saat ini sudah mulai membaik, setelah sebelumnya mengalami mencret dan buang air berlebihan, ya saat ini informasi terakhir sudah membaik kok,” tandasnya. (Putra/Juanda)