Harianpilar.com, Bandarlampung – Ratusan mahasiswa yang terdiri dari KAMMI, IMM, Himata, Rabu (20/5/2015) menggelar aksi longmarch, mulai dari Gedung Juang hingga ke Bundaran Tugu Adipura.
Aksi damai ini dalam rangka peringatan Hari Kebangkitan Nasional, yang jatuh tanggal 20 Mei 2015.
Dalam tuntutannya, mahasiswa meminta pemerintah untuk melunasi janji Nawacita, penegakan hukum, menstabilkan kondisi ekonomi masyarakat.
“Pawai ini merupakan bentuk refleksi kita sebagai pemuda untuk kembali mengenang hari kebangkitan nasional sekaligus mendorong pemerintah untuk tetap konsisten kami selalu berusaha mengawal dan mengkritisi kebijakan pemerintah bila merugikan masyarakat,” ungkap korlap aksi Andika, Selasa (20/5/2015).
Dalam orasinya, Andika mengatakan bila pemerintah harus mampu menciptakan pemimpin baru yang berkualitas baik dalam segi pemikiran dan kebijakan yang pro rakyat.
“Hari ini sejarah telah terputus untuk melahirkan pemimpin bangsa yang berkualitas, pimpinan yang seharusnya menjadi teladan bagi rakyatnya justru berubah menjadi bagi-bagi kursi jabatan saja,” jelasnya.
Dalam memperingati hari kebangkitan nasional ratusan mahasiswa ini mengajak seluruh komponen masyarakat terutama pejabat untuk sadar hukum dan menegakkan keadilan secara utuh dalam mengambil keputusan haruslah berpihak kepada rakyat.
“Kami menuntut pemerintah melunasi janji nawacita, menstabilkan ekonomi masyarakat dalam ketidak pastian harga kebutuhan mendasar, tegak kan supremasi hukum seadil-adilnya dan batalkan bagi-bagi kursi jabatan,” terangnya.
Setelah menggelar pawai para penggelar aksi ini sampai di bundaran dan dalam orasinya mereka menuntut perbaikan dan pembenahan sistemik oleh pemerintah sebagai perpanjangan tangan masyarakat.
‘Kita semua berharap semua mampu membangkitkan optimisme seluruh lapisan masyarakat, baik bagi para kaum buruh, petani pengusaha politikus dan semua elemen masyarakat kembali membangkitkan semangat perjuangan yang telah dibangun dan ditunjukan oleh Bung Karno. (Putra/JJ)









