Harianpilar.com, Bandarlampung – Tim percepatan pembangunan jalan tol Sumatera (JTS), terus melakukan konsultasi dengan masyarakat yang terkena dampak pembangunan jalan sejalan dengan pengerjaan jalan bebas hambatan tersebut.
Asisten I Bidang Pemerintahan provinsi Lampung Tauhidi mengatakan, konsultasi itu bertujuan untuk memberikan pengertian kepada masyarakat betapa pentingnya Lampung harus membangun Jalan tol.
” Pembangunan jalan tol itu karena dapat membuat roda perekonomian, membuat jalan tidak cepat rusak dan nantinya di sekitar area pintu tol bisa dibuka bermacam outlet nah ini bisa membuka lapangan pekerjaan,” jelasnya di kantor gubernur Lampung, belum lama ini.
Selain itu nantinya setiap lahan yang terkena dampak pembangunan, akan diberikan ganti rugi oleh pemerintah pusat. Proses jalan tol Sumatera terus dilakukan oleh tim percepatan pembangunan jalan tol, sejalan dengan pengerjaannya pembangunan jalan tol. Seperti lahan yang ada di Tegineneng dan Gunung sugih nuban dimana sampai saat ini tim masih terus melakukan konsultasi dan sosialisasi dengan masyarakat setempat.
Lebih lanjut mantan Kadis Pendidikan provinsi Lampung itu menjelaskan, proses sosialisasi pembebasan jalan tol Sumatera terus dilakukan selain mempercepat pembangunan dan juga diharapkan agar pembangunan selesai dengan waktu yang telah ditentukan.
Sedangkan untuk biaya pembebasan lahan nantinya ada tim profesional yaitu aparsial yang akan langsung membayar kemasyarakat.” Dipastikan bulan Juni mendatang masyarakat sudah mendapatkan ganti rugi dari pusat,” terangnya. (Fitri/JJ)









