Harianpilar.com, Pesawaran – Ratusan buruh PT Parindo Permai (PP) yang berada di Kecamatan Tegineneng menunutut pihak perusahaan untuk segera membayar gaji buruh yang selama satu tahun belakangan ini belum dibayar. Tercatat, medio Mei 2014 hingga kini para buruh belum menerima gaji.
Puncaknya, ratusan buruh menggelar aksi damai dengan mendatangi kantor Dissosnakertrans Pesawaran, meminta pihak dinas untuk memfasilitasi persoalan ini dengan pihak PT PP.
“Kami sudah termasuk sabar pak, sudah satu tahun hak gaji pekerja belum diberikan. Pihak perusahaan selalu menunda. Para pekerja selalu disuguhkan janji ketika disoal tentang uang gaji. Dan untuk saat ini kami serahkan dan sangat mengharapkan Dissosnakertrans bersama dengan instansi memfasilitasi dan turut menyelesaikan permasalahan ini,” ungkap perwakilan buruh Mairanto, belum lama ini.
Dijelaskan Mairanto, persoalan para buruh pekerja semakin bertambah ketika pihak Manager Utama PT PP Pusat, Jakarta menutup operasional kegiatan perusahaan diwilayah Kecamatan Tegineneng itu.
Dimana menurutnya, penutupan perusahaan berdampak pada ekonomi masyarakat (pekerja) yang bergantungkan nasib memenuhi kebutuhan keluarganya.
Sementara itu, menanggapi keluhan sejumlah buruh pekerja, Kepala Dissosnakertrans, Kabupaten Pesawaran, Hi Tri Pratowo berjanji akan semaksimal mungkin membantu dan dapat memberikan solusi dari harapan pekerja buruh yang dirumahkan pihak PT PP sejak tahun lalu itu.
“Kita segera mengurai sejumlah masalah kedua belah pihak secepatnya. Dan itu sudah merupakan kewajiban kami selaku perpanjangan tangan bupati (Aries Sandi) guna melayani masyarakat. Dan terkait polemik buruh ini, kita upayakan di akhir Mei tepatnya 25/5/2015 mendatang, sudah dapat terselesaikan dan menemukan solusi. Dan hal itu akan dikomunikasikan melalui perwakilan buruh,” jelasnya.
Di sisi lain, Kompol Dencik, Kapolsek Gedongtataan mengimbau, pihak buruh pekerja untuk tidak terprovokasi dan sampai tersusupi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Karena hal itu akan dapat merugikan dan memperluas masalah.
” Pihak Dissosnakertrans mesti proaktif terkait menanggapi keluhan para buruh. Selanjutnya mengedepankan kordinasi untuk dapat kontak person ketika tgl 25 mei ini tidak ada kepastian dari pihak perusahan (PT Perindo Permai-red) ,” himbau Dencik, yang turut hadir pada kesempatan itu dan didampingi Danramil Kecamatan Gedongtaan, Rofi’i serta Kesbangpol Kabupaten Pesawaran, Drs Syukur. (Fahmi/JJ)









