Harianpilar.com, Bandarlampung – Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Gorkar versi Aburizal Bakrie, Ibrahim Bastari menyatakan bahwa Partai Golkar Lampung sudah menginventarisasi tiga nama yang nantinya akan diusung pada Pilkada 9 Desember mendatang
“Tetapi nama-nama ini belum bisa kita sebutkan sekarang,” ungkapnya.
Menurutnya, ada beberapa kriteria yang akan diprioritaskan oleh Partai Golkar versi Aburizal Bakrie. Dia seorang incumbent dan kader, sambungnya. “Jadi kita partai Golkar akan menggunakan tiga kriteria itu dalam mengusung calon kepala – wakil daerah,” ujarnya ketika diwawancarai awak media di kantor DPD I Partai Golkar Lampung, belum lama ini.
Masih kata dia, ada perbedaan mekanisme antara Partai Golkar yang lalu dan sekarang. Sekarang mutlak otoritas untuk menentukan nama-nama yang mengikuti Pilkada akan diserahkan kepada DPD II. Kemudian nantinya akan dikerucutkan oleh DPD I menjadi tiga nama, selanjutnya diserahkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar untuk dilakukan rapat pilkada pusat.
“Itukan formal sebelumnya, karena penyampaian visi misi semua sama yang penting tiga kriteria ini. Mana yang layak untuk dijual, kan gitu lho,” imbuhnya.
Selanjutnya, Partai Golkar tidak akan melakukan survei untuk calon kepala daerah yang mendaftar, karena berdasarkan juklak, survei tidak dimasukan ke dalam bagian tata cara. “Ya walaupun kita tidak memakai tim survei, tetapi kita masih bisa mengukur kekuatan dari calon yang akan diusung, namun ini bagian dari strategi pemenangan yang akan kita bicarakan nanti,” tandasnya.
Terpisah Plt DPD 1 Golkar Lampung M.W Heru Sambodo menyatakan dalam bulan mei ini kubu nya akan membuka penjaringan untuk kab/kota, dan partai politik yang telah mengadakan komunikasi telah banyak dan untuk kader siapa yang akan di usung diri nya mengatakan masih rahasia, masih menunggu hasil keputusan PTUN
“Bulan ini kita buka penjaringan, partai politik dah banyak yang komunikasi, ini kita tunggu hasil PTUN juga,” jelasnya, melalui BBM kepada wartawan, belum lama ini.
Heru juga menjelaskan yang berhak membuka penjaringan adalah kubu Agung Laksono dikarenakan telah di akui KPU.
“Kita dong yang telah diakui KPU jadi ya kita yang akan buka penjaringan, bulan ini pasti dibuka kok,” ujar anggota DPRD Bandarlampung ini.
Saat di tanya sudah adakah komunikasi untuk calon walikota, dia mengatakan belum adanya yang kontak secara serius
“Ya nantilah, entar juga tau siapa yang akan diusung,” pungkasnya. (Abraham/JJ)








