oleh

Jalan Bernah-Kalicinta Makan Korban

Harianpilar.com, Lampung Utara – Kerusakan Jalan Bernah-Kalicinta, Kecamatan Kotabumi Utara, Lampung Utara (Lampura) semakin parah. Kerusakan jalan itu tidak hanya menghambat arus lalulintas, tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

Seperti yang terjadi pada Kamis (30/4/2015) lalu,  satu unit mobil Fuso BE 8557 UB yang dikendarai oleh Suratman(57) asal Muara Enim Sumatera Se latan (Sumsel) terjungkal. Mobil bermuatan kertas kardus itu, berhasil diangkat setelah mendapatkan pertolongan puluhan warga setempat.

Menurut Triyono, warga disekitar jalan tersebut yang juga anggota DPRD Lampura, kerusakan jalan sudah berlangsung cukup lama. Sayangnya, Pemkab terkesan tidak tegas dan lepas tangan, dalam menangani kerusakan jalan milik kabupaten yang sudah berlangsung cukup lama itu.

“Karena jalan tersebut, sudah menjadi tanggung jawab perusahaan untuk memperbaikinya,” ujar Triyono, kepada sejumlah wartawan, Minggu (3/5/2015).

Dijelaskan, jalan Bernah-Kalicinta merupakan  milik Pemkab Lampura. Sebelumnya, sudah ada kesepakatan (MoU) dengan pihak perusahaan yakni, jalan bisa dilalui oleh kenadaraan berat over kapasitas milik perusahaan.

“Tapi, dengan ketentuan, pihak perusahaan lah yang bertanggung-jawab untuk memperbaikinya,”ujarnya lagi.

Sayangnya lanjut Triyono, pihak perusahaan terkesan mengabaikan perjanjian tersebut. Buktinya, sudah sejak enam yang lalu sampai sekarang, perusahaan tidak juga memperbaiki jalan yang kondisi kerusakannya semakin parah itu.

Akibatnya, bukan saja telah mengganggu kelancaran arus lalu lintas, tapi sudah beberapa kali terjadi kecelakaan baik kendaraan roda dua maupun roda empat.

”Terakhir, mobil Fuso pengangkut Kardus terbalik saat lewat di jalan rusak itu,” terangnya.

Iamenambahkan beberapa bulan terkahir sudah terjadi tiga mobil terbalik dijalan rusak itu dan beruntung tidak ada korban jiwa. Politisi Partai Hanura ini meminta, pemerintah untuk mengambil sikap tegas dengan memberikan peringatan tegas kepada pihak perusahaan.

”Jangan sudah ribut-ribut dulu, baru pemerintah mau memikirkan masalah jalan tersebut, atau pemasangan portal kembali oleh masyarakat seperti sebelumnya yang pernah terjadi,”tegas Triyono.

Terpisah, Asisten II Pemkab Lampura Fahrizal Ismail berjanji segera akan memanggil pihak perusahaan guna membahas masalah perbaikan jalan tersebut.Pihaknya membenarkan, jika perbaikan jalan milik kabupaten itu, menjadi tanggung-jawab perusahaan.”Kita akan rapatkan juga dengan Bappeda dan Dinas PU selanjutnya baru memangil pihak perusahaan,”ujar Fahrizal.

Sebelumnya, satu unit mobil Fuso BE 8557 UB yang dikendarai oleh Suratman(57) asal Muara Enim Sumatera Selatan (Sumsel) terjungkal baru-baru ini di Jalan Bernah- Kalicinta. Mobil bermuatan kertas kardus itu rencananya akan membawa barang ke PT Polindo Mantap (PM) “Saya tidak bisa mengendalikan lagi mobil yang saya bawa, Karena jalan rusaknya sangat parah,”ujar Suratman. (Iswan/Yoan/JJ)