Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesawaran terus meningkatkan kesiagaan terhadap ancaman bencana.Salah satunya dengan menambah personil relawan. Kabupaten Andan Jejama telah memiliki Satuan Tugas (Satgas) penanggulangan bencana disejumlah SKPD.
Namun demi siaga 1 dan tanggap bencana, Pemda setempat kembali membentuk satuan tugas baru dengan nama pramuka peduli (Praduli) Pesawaran. “Kalau sebelumnya kita punya Tagana yang dibentuk Dinsos Pesawaran, lantas relawan bencana bentukan BPBD dan relawan penaggulangan bencana lainnya. Sekarang kita punya Pramuka Peduli Pesawaran,” ucap Bupati Pesawaran, Aries Sandi Darma Putra, SH. MH dalam sambutanya yang dibacakan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Wildan, SE, MM, saat pelantikan Satgas Pramuka Peduli Pesawaran.
Kegiatan yang dilaksanakan di Sanggar Pramuka Kwarcab Pesawaran, Negeri Sakti, Gedongtataan ini turut dihadiri oleh Kapusdiklat Kwarda Lampung DR. Afif Ansyori, Ketua Pramuka Pramuka Peduli Kwarda Lampung Arya Guna, S.H.I, dan undangan lainnya. Pelantikan Pramuka Peduli Pesawaran sendiri dilakukan oleh Ketua Harian Kwarcab Pesawaran, H. Syamsul Achsan. Dengan prosesi upacara pelantikannya ditandai pembacaan Trisatya Pramuka dan pembacaan ikrar oleh seluruh pengurus.
“Satuan Tugas Pramuka Peduli ini pada hakekatnya merupakan media yang cukup strategis untuk meningkatkan aksi nyata Gerakan Pramuka mewujudkan rasa kepedulian terhadap kondisi lingkungan di Kabupaten Pesawaran sesuai misi Gerakan Pramuka,” ujar Wildan, belum lama ini.
Sementara itu, menurut Ketua Harian Kwarcab Pesawaran, H. Syamsul Achsan, dalam kegiatan ini, para peserta dibekali dengan Sosialisasi Peraturan Pemerintah(PP) Pramuka Peduli, Pencegahan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana, pengenalan penanggulan kebakaran secara dini, kebijakan tanggap darurat, Penanggulangan Bencana dalam bidang Kesehatan, tanggap darurat bencana, pengenalan PMI, praktek pemadaman api dan praktek penyelamatan orang tenggelam.
Sedangkan Kapusdiklat Kwarda Lampung, DR. Afif Ansyori, terkait pembentukan satgas ini memberikan apresiasi tinggi kepada anggota pramuka yang ada di Pesawaran dan berharap tidak berhenti sampai disini serta dapat menggunakan ilmu yang dimiliki untuk peduli terhadap sesama.
Dan menurut Afif Ansyori, penyelenggara penanggulangan bencana bukan hanya tanggung jawab BNPB dan BPBD tapi Pemerintah pusat sampai dengan pemerintah daerah. Kemudian selai itu ia (A ansyori-red) juga berharap, pramuka peduli bisa terus mengasah kemampuan dan membantu BNPB dan BPBD dalam penanggulangan bencana yang terjadi di Pesawaran.
”Kepada anggota pramuka peduli untuk tidak menunggu perintah saat terjadi bencana namun harus sigap dan berkoordinasi dengan stakeholder lainnya di lapangan,” pungkasnya. (ADV)









