oleh

Gali SDA, Pemkab Lamsel Bentuk Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM)

Harianpilar.com, Lampung Selatan – Pemanfaatan sumber daya alam (SDA) dalam kontribusi kemajuan pembangunan di daerah, organisasi masyarakat (Ormas) Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) gelar workshop pemanfaatan SDA di Lamsel, Selasa (28/4/2015).

Maksud tujuan kegiatan melalui Workshop tersebut, diharapkan, meningkatkan mutu sumber daya manusia (SDM) untuk kemajuan pembangunan Kabupaten Lampung Selatan.

Acara workshop tersebut terdapat tanya jawab, pihak FKDM sendiri melibatkan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Lamsel, Nara Sumber Yudi Permadi, ST Dari Dinas Pertambangan Kabupaten Lamsel, Subagio dari Dosen STIH Kalianda, IPTU. Deni M. Nuh dari Polres Lamsel

Acara berlangsung di Aula PKK perkantoran Pemda Lamsel, Selasa (28/4/2015), dengan melibatkan peserta workshop dari mahasiswa STIH Muhammadiyah Kalianda, STIE Muhammadiyah Kalianda, Sekolah Tinggi Ilmu Agama Islam Kalianda, Pelajar dan Perwakilan Elemen Masyarakat sekitar 110 orang.

Ketua FKDM Kabupaten Lamsel Drs. Azhari Alamsyah MM mengatakan, pemanfaatan SDA dikelola dengan baik mampu memberikan manfaat besar bagi penduduknya. Namun sebaliknya,  jika tidak dikelola dengan baik hal itu dapat merugikan.

“Sekarang ini, beberapa fakta telah menunjukkan bahwa negara-negara yang kaya sumberdaya alamnya masih tertinggal keadaan ekonominya jika di bandingkan dengan negara-negara yang justru sumberdaya alamnya terbatas.

Sebagai contoh, Negara Jepang memiliki wilayah dan kekayaan alam yang terbatas, tetapi Jepang Negara maju di dunia, lebih maju dari Indonesia yang memiliki sumberdaya alam yang melimpah ruah,” kata Azhari.

Dia juga melanjutkan, pemanfaatan SDA harus dilakukan secara maksimal dengan berbagai upaya. “Sudah ada contohnya, Indonesia memiliki SDA seperti PT. Pripoct, yang sekarang dikuasi oleh orang asing dan kita juga memiliki SDA seperti Gunung Rajabasa bisa dimanfaatkan,” lanjutnya.

Lebih jauh dirinya mengungkapkan, Indonesia merupakan negara yang sangat luas serta mermiliki potensi SDA baik di laut dan di darat yang sangat besar, namun kenyataanya SDA yang berlimpah tersebut tidak merata pemberdayaanya disetiap daerah. hal yang sama terjadi pada SDM yang merupakan faktor pembangunan SDA tersebut.

“Untuk itu, mengelola SDA dibutuhkan SDM yang berkualitas, walaupun suatu Negara memiliki SDA yang berlimpah, belum tentu didapat,” ungkapnya. (Saipul/JJ)