oleh

Imam Santoso Terancam Pergantian Antar Waktu (PAW)

Harianpilar.com, Bandarlampung – Dianggap tak loyal terhadap partai lantaran tidak menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) VII di Bandarjaya, Lampung Tengah, beberapa waktu lalu, MC. Imam Santoso pun terancam dicabut keanggotaannya dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) versi Romahurmuziy (Romi).

Tak hanya itu saja, pria yang akrab dipanggil Wiwik Sayid tersebut pun terancam masuk dalam daftar anggota legislatif yang akan mengalami Pergantian Antar Waktu (PAW). Hal itu diakui oleh Ketua DPW PPP Lampung versi Muktamar Romahurmuziy (Romi) Hasanusi.

Ia mengatakan keputusan tersebut merupakan keputusan yang diambil pada saat Musyawarah Wilayah (Muswil) VII di Bandarjaya, Lampung Tengah, beberapa waktu lalu yang mana turut dihasilkan kepengurusan baru yakni P. Azazie STG terpilih menjadi sekretaris dan A.K.Yohanson wakil ketua I DPW PPP Lampung.

“Hasil Muswil kita merekomendasikan dan akan menindak tegas dengan cara memberhentikan pengurus DPW, DPC dan PAC, termasuk Wiwik,” ucapnya, seraya menjelaskan jika keputusan ini lantaran kepengurusan yang akan diberhentikan tersebut dinilai tidak loyal terhadap partai. Hal ini menurutnya nampak dengan tidak hadirnya mereka dalam muswil tersebut kendati sudah diundang untuk hadir.

Sehingga, dikatakan Hasanusi, jika berdasarkan AD/ART PPP versi Muktamar Surabaya, secara otomatis kepengurusan DPW , DPC, dan PAC kubu Wiwik tidak berlaku dan gugur secara hukum.

“Kita akan melakukan PAW anggota DPRD tingkat I dan II yang tidak ikut muswil. Sebab, tidak sejalan dengan partai,” ujarnya.

Hasanusi berharap, Wiwik tidak berpolemik dengan keputusan PPP kubu Romi. Sebab, dengan dilaksanakannya Muswil ke VII itu, maka PPP versi Romi yang eksis.

Menurut dia, pada muswil itu disusun kepengurusan DPW PPP Lampung yang baru, dan tidak memasukkan pengurus harian kelompok Wiwik. “Kita juga sudah menyusun program kerja dan rekomendasi lima tahun ke depan,” ujarnya.

Dikatakannya, Wiwik harus belajar lagi mengenai AD/ART PPP, karena dengan dibentuknya kepengurusan DPW PPP Lampung versi Romi, maka otomatis pengurusan Wiwik gugur.

“Kita akan cabut keanggotaan Wiwik dari PPP, karena telah melanggar AD/ART, sekaligus PAW,” ujarnya. (Lia/JJ)