Harianpilar.com, Bandarlampung – Pemerintah pusat menilai Provinsi Lampung memiliki potensi pertanian yang cukup untuk menopang kebutuhan pangan nasional. Guna menjaga stabilitas hasil produksi tani, pemerintah pusat memberikan alat mesin pertanian (Alsinta) kepada petani.
Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Pemprov Lampung Sumarju Saeni mengatakan, untuk meningkatkan tambahan 1 juta ton gabah dari 3,3 juta ton menjadi 4,3 juta ton. Menteri Pertanian (Menpan) Andi Amran Sulaiman akan mengunjungi sentra pertanian di provinsi ini, kedatangan menteri diperkirakan besok, Selasa (21/4/2015) tiba di Lampung.
“Kedatangan Menpan untuk membahas target 1 juta ton gabah kering, serta memberikaan alsinta kepada petani,” kata Sumarju saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (20/4/2015).
Dalam kunjungannya Menpan Andi Amran Sulaiman akan mengunjungi dua kabupaten yang tingkat produksi hasil pertaniannya cukup menjanjikan, yaitu Lampung Utara dan Tulangbawang guna meninjau langsung pertanian disana.
Jadwal kunjungan nanti sekitar pukul 08.30 Wib, Menpan mengunjungi Desa Semuli, Kecamatan Semulijaya, Lampung Utara, disana Menpan akan memberikan alsinta berupa handtraktor dan mesin pompa air kepada kelompok tani setempat.
Diteruskkan Sumarju, setelah itu, sekitar pukul 12.30 Wib, Menpan akan meneruskan kunjungannya ke Kabupaten Tulangbawang, tepatnya di Kecamatan Rawajitu. “Disana Menpan juga akan memberikan handtraktor dan mesin pompa air. Kalau untuk jumlahnya kita belum tahu,” ujarnya.
Setelah mengunjungi dua daerah itu, Andi Amran Sulaiman kan mengadakan pertemuan dengan Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura se-Provinsi Lampung. Kegiatan ramah tamah itu dipusatkan di Hotel Emersia pukul 19.30 Wib. Jadwal terakhir Menpan akan memberikan pengarahan di Hotel Emersia dalam pertemuan tersebut akan membahas mengenai target 1 juta ton gabah yang diberikan ke provinsi Lampung. Sekaligus membahas peningkatan hasil pertanian lainnya. (Fitri/JJ)









