Harianpilar.com, Bandarlampung – Untuk menghidupkan kembali Pasar Seni Enggal Bandarlampung, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandarlampung akan memaksimalkan acara rutin mingguan Car Free Night yang sebelumnya dilaksanakan di Jalan Ahmad Yani, Bandarlampung. Selain untuk menghindari kemacetan, pemindahan lokasi Car Free Night juga dimaksudkan dapat menghidupkan kembali Pasar Seni Enggal.
“Ya kami harap, ramai dikunjungi masyarakat, jadi sedikit demi sedikit, orang akan tahu bahwa ada acara menarik dan positif pasar seni enggal , dan kita harap ini bisa jadi tujuan wisata di Bandarlampung,” ujar Kepala Disbudpar Kota Bandarlampung, Yus Amri, saat dihubungi via telepon, Minggu (19/4/2015).
Menurutnya, agar pengunjung betah dan tertarik kembali ke Pasar Seni Enggal, pihaknya akan mengedepankan 4K, yakni keamanan, kenyamanan, kebersihan dan keindahan. Dan yang tak kalah penting adalah lampu penerangan yang ada di Pasar Seni yang kini sudah ditambah.
“Bisa jadi karena itu tempatnya gelap , makanya citranya buruk, nah kan sekarang itu sudah terang. kalau untuk Pasar Seni saya punya konsep 4 K yaitu keamanan, kenyamanan, kebersihan dan keindahan,” terangnya.
Dijelaskannya, jika posisi Pasar Seni Enggal yang berada di pusat kota sangat strategis apabila akan dijadikan sebagai salah satu icon wisata, namun sayangnya pasar seni enggal tersebut masih dikelola provinsi, hanya pemeliharaannya di kota Bandarlampung.
“Ini masih dalam pengelolaan provinsi, Kami harap ke depan bisa jadi aset ke Pemkot, sehingga anggaran pemeliharaannya bisa ditambah. Pemkot juga tidak lagi kesulitan mengucurkan dana untuk pengembangannya,” urainya. (Buchari/JJ)









