Harianpilar.com, Tulangbawang Barat – Sebanyak 2.355 siswa tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) se-Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) mengikuti Ujian Nasional (UN). Siswa siswi tersebut terdata dari 37 Sekolah Negeri, dan beberapa sekolah Swasta baik SMA swasta, SMK, dan MA.
Dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia Ujian Nasional (UN) untuk Sekolah SMA, Senin (13/4/2015).
Bupati Tubaba beserta para pejabat jajaran lainya melakukan peninjauan pelaksaan UN hari pertama di Kabupaten Tubaba. beberapa Sekolah yang mendapat kehormatan tersebut ditinjau oleh Pejabat Tubaba yang dibagi menjadi beberapa Tim pemantau.
Tim Pemantau 1 dipimpin langsung oleh Bupati Tubaba Umar Ahmad, adalah SMA N 1 Tumijajar, Madrasah Aliyah Almunawaroh, dan SMK Muhamadiyah Tumijajar. Tim 2 yang dipimpin oleh Fauzi Hasan Wakil Bupati Tubaba beserta rombongan mempnitoring SMA N 1 Tulangbawangtengah, SMK N 1, dan MAN 1 Tulangbawangtengah. serta Tim 3 yang dipimpin oleh Paryanto Sekretaris Daerah (Sekda) Tubaba memonitoring SMA N 2 Tulangbawangtengah, SMA N 2 Tumijajar, dan SMK Assuniyah Tumijajar.
Dari seluruh peserta UN ditubaba tersebut, berdasarkan data yang ada dipihaknya, ada dua siswa yang tidak mengikutinya hari ini dengan keterangan sakit.
“Ada dua siswa yang sakit dan tidak ikut ujian hari ini. itu adalah siswa SMK Muhamadiyah, namun keterangan pihak Sekolah besok mereka sudah bisa masuk dan ikut ujian,” kata Kabid Dikmen Dinas Pendidikan Tubaba Rasman, saat memonitoring UN, Senin (13/4/2015).
Rasman menerangkan bahwa sebanyak 2.355 siswa tingkat sekolah menengah atas se Kabupaten Tubaba yang mengikuti ujian tahun 2015 ini. “siswa siswi itu terdata dari 37 Sekolah SMA yang Negeri, 12 SMA Sawasta dari SMA sebanyak 1266 siswa. dan SMK 828 dari 15 Sekolah. serta 261 dari 10 MA, dan terakhir 252 siswa paket C. dengan jumlah total peserta UN Tubaba sebanyak 2355 siswa,” terangnya.
Untuk mata pelajaran lanjutnya, masih sama seperti tahun sebelumnya dan tidak banyak perubahan, dan soal mata pelajaran yang siujikan pada hari ini disesuaikan dengan jenjang sekolahnya yakni SMA, SMK, dan ,MA.
“Mata pelajaran maai sama, hanya saja disesuaikan dengan jenjang sekolah masing masing. misalkan SMA hari ini adalah jurusan IPA yakni pelajaran Bahasa Indonesia dan Kimia,” tuturnya.
Pihaknyapun berharap agar para peserta UN tahun ini dapat mengikutinya dengan seksama. sebab ini merupakan langkah yanh sangat penting dan penentu hasil belajar mereka selama 3 tahun.
“Kami harap para peserta dapat meningikuti dengan seksama, karna akan sangat disayangkan jika sampai tidak lulus,” cetusnya. (Epri/JJ).









