Harianpilar.com, Mesuji – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Mesuji nampaknya optimis dalam pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingka Sekolah Menenggah Akhir (SMA) yang akan dilaksanakan tanggal 13 April 2015 mendatang. Bahkan, Disdikbud Mesuji memastikan sebanyak 1.235 siswa dapat lulus seratus persen.
Kepala Disdikbud Mesuji Syamsudin S,Sos, melalui Kabid Pendidikan Menenggah (Dikmen) Mesuji Joko mengatakan, pelaksanaan UN tingkat SMA se-Kabupaten Mesuji dapat dipastikan akan berjalan lancar dan lulus seratus persen. Kondisi ini dilihat dari persiapan seluruh siswa – siswi dalam menghadapi UN mendatang serta peraturan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) tahun 2015.
“Kita pastikan tidak ada kendala saat pelaksanaan UN ini. Karena, seluruh siswa-siswi persiapannya sudah matang. Tak hanya itu, ujian yang akan dilaksanakan oleh siswa-siswi ini juga tidak akan berpengaruh terhadap kelulusannya. Untuk itu dapat kita pastikan siswa – siswi ini lulus seratus persen,”jelas Joko, saat dihubungi, Minggu (5/4/2015).
Dikatakan Joko, untuk siswa sma yang akan ikut ujian yakni 745 siswa SMA, SMK 387 dan MA sebanyak 103 siswa dengan total seluruh siswa sebanyak 1.235 siswa. “Yang jelas, Ujian Nasional (UN) tidak mempengaruhi kelulusan karena kelulusan ditentukan pihak sekolah masing-masing,”paparnya.
Ditambahkan Joko, ditentukannya oleh sekolah masing-masing tentunya berdasarkan tentang Prosedur Oprasional Standar Penyelenggaran Ujian Nasional tahun 2014/2015 yang diatur dalam Peraturan Badan standar Nasional Pendidikan nomor 0031/P/BSNP/III/2015. Karena, Ujian ini dilakukan hanya untuk evaluasi dan pemetaan terhadap siswa didik itu sendiri.
“Ujian ini hanya sebagai pemetaan dan evaluasi terhadap siswa, namun semua itu tetap memiliki Standar kelulusan dan ini ditentukan oleh beberapa keriteria yakni siswa, harus menyelesaikan seluruh program pembelajara, / mata pelajarannya, siswa harus memproleh nilai sikap / baik selama di sekolah, dan lulus ujian sekolah,”imbuhnya.
Meskipun ini ditentukan oleh sekolah masing-masing tetapi, dalam pelaksanaan UN ini siswa tetap diwajibkan untuk fokus dalam mengikuti UN. Karena, Nilai hasil UN sagat berpengaruh dalam menentukan krakter siswa-siswi itu sendiri.
“Yang jelas, dalam persiapan menghadapi UN siswa-siswi ini sudah kita berikan bekal yakni Tri Out, pelatihan ujian dan tambahan pembelajaran lainnya. Sebab, Prediksi kita dalam UJian siswa ini harus lulus seratus persen,”tegasnya.
Dipaparkan Joko, untuk Kelulusan tentunya tetap menunggu hasil Ujian Nasional, meskipun hasil un tidak mempengaruhi kelulusan siswa. Untuk soal UN akan dikirim dari Provinsi langsung ke posko Kabupaten menjelang UN, dari Kabupaten langsung kesekolah. Sementara sistem Ujian masih konfensional,/ manual dan tetap mengunakan Lembar Jawaban sebagai mana yang tetap dikirim ke Pusat komputer (Puskom) Unila.
“Untuk keamanan dan tanggung jawab sekolah masing-masing. Tetap kita tetap melakukan tim monitoring sekaligus untuk menimalisir ujian, tujuannya untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan. Karena, tidak menutup kemungkinan adanya kecurangan-kecurangan yang dilakukan oknum. Langkah ini dilakukan tentunya untuk menentukan kelulusan siswa-siswi agar benar-benar berkualitas jangan hanya asal-asalan diluluskan,”paparnya. (Sandri/JJ).









