Harianpilar.com, Metro – Ketua DPC Partai Demokrat Kota Metro Drs. Sudarsono mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon (Balon) Walikota Metro sementara Fahmi Anwar diposisi Balon Wakil Walikota.
Hingga kini terdapat 11 pendaftar yang mengambil berkas pendaftaran di DPC Partai Demokrat Metro diantaranya Juniardi, SIP.MH, Okta Novandra Jaya, Iwan Hartono, Roli Pola termasuk Ketua DPC Demokrat dan Wakil Ketua Demokrat sendiri.
Ketua Tim Penjaringan PD, Fahmi Anwar, mengatakan, pendaftaran atau penjaringan di partai Demokrat tidak dipungut biaya. Untuk kualifikasi para calon tentunya akuntabel, elektibilitas, populeritas serta tidak pernah berurusan dengan hukum (pecandu narkoba).
“Dalam persyaratan sudah disebutkan, dan terdapat lampiran surat pernyataan kandidat itu sendiri,”katanya, Selasa (24/03/2015).
Dikatakan Fahmi, penjaringan ini terbuka luas untuk siapa saja yang mendaftar. Dari tahapannya sejak dibukanya penjaringan sampai 25- maret 2015 dan sampai tahap pengembalian berkas sampai 31 Maret mendatang. Tahapan berikutnya penyeleksian dan verifikasi berkas dan pengumuman haslinya yang dilakukan sebanyak 2 tahap.
Dalam proses tahapan itu, dilanjutkan Fahmi, akan ada perbaikan berkas selama 2 hari yakni 6-8 April2015 sebelum masuk tahap verifikasi ke-II. Dan selanjutnya akan ada pengumuman dan mengarah pada tahapan penyampaian visi misi kandidat dan penyampaian hasil penjaringan dan survey tim pada Mei 2015 mendatang.
“Semua ada kriteria dan persyaratan yang dipenuhi sesuai yang ditentukan Partai. Hasilnya nanti tentunya akan di bawa ke DPD dan DPP untuk di verifikasi lebih lanjut, tentunya setelah survey tim internal dan independent selesai,”ujarnya.
Terkait dengan pengambilan berkas kandidat, Fahmi Anwar menungkapkan, selaku kader memang mempunyai tanggungjawab dan memang di Demokrat mengutamakan kader partai, tetapi disesuaikan dengan kriteria yang ada.
“Saya mengambil berkas untuk maju di posisi Wakil Walikota, akan tetapi keputusan yang akan di usung oleh partai tetaplah di tangan DPP. Berdasarkan survey lembaga independent yang sudah diperintah dari pusat,”ungkapnya. (*)









