oleh

Lampung Waspada ISIS

Harianpilar.com, Bandarlampung – Penyebaran faham radikal oleh organisasi Islamic State Iraq and Syiria (ISIS) mulai massif di Indonesia dan tak menutup kemungkinan di Lampung. Penyebaran faham sesat ini perlu diwaspadai dan dilawan oleh semua kalangan.

Rektor Institute Agama Islam Negeri (IAIN) Raden Intan Lampung, Dr. H. Moh. Mukri, M. Ag mengatakan, masyarakat harus mewaspadai dan melawan penyebaran faham radikal terutama yang dianut ISIS. Karena dalam ajaran Islam tidak dibenarkan bertindak dengan kekerasan.

“Tidak boleh ada ISIS, kita sudah sepakat bahwa bangsa ini dibangun sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan dasar yakni Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945,” ungkapnya pada Harian Pilar, Rabu (18/3).

Ia menegaskan, tidak ada tawar menawar pada aliran yang berbau radikal seperti ISIS itu.
“Jadi ISIS No. Jadi saya meminta kepada pemerintah harus dapat bertindak cepat dan tegas dan tidak boleh ragu-ragu dalam menangani faham radikal ini, karena mayoritas muslim di Indonesia tidak setuju dengan gerakan ISIS yang sangat radikal,” jelasnya.

Mukri menyerukan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menolak keberadaan ISIS. “Pencegahannya harus juga dilakukan oleh pemerintah lewat pendidikan, melalui pencerahan, sosialisasi, karena itu adalah ancaman yang serius,” jelasnya.

Mukri mendesak pemerintah agar tidak setengah hati dan ragu-ragu dalam memerangi penyebaran aliran radikal ISIS ini. Negara harus dapat duduk bersama dengan stake holder untuk mengambil langkah-langkah baik dari pendidikan dan lembaga yang berwenang.

“Baik dari MUI, NU, Muhamadiyah dan negara harus menolak faham radikal tersebut. Gerakan ISIS harus dihadang agar tidak menyebar di Indonesia khususnya di Lampung,” pungkasnya. (Harry/Juanda)