oleh

Nelayan Lamsel Desak Pembangunan SPBN

Harianpilar.com, Lampung Selatan – Rencana Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan pada tahun 2015 ini akan membangun Stasiun Pengisian Bahan Bakar untuk Nelayan (SPBN) hingga saat ini belum terealisasikan.  Lambatnya proses pengerjaan pembangunan (SPBN) di TPI Bom Kalianda tersebut, dikeluhkan para nelayan yang ada di daerah itu. Sebab, mereka kesulitan dalam mengisi bahan bakar untuk aktifitas mencari ikan.

”Kita nggak tahu Mas kapan dimulai pembangunan SPBN ini, saya dengar tahun-tahun ini, tapi nggak tahu tahun ininya dimulai kapan,” kata salah satu Nelayan Lalung (40) saat ditemui di TPI Dermaga Bom Kalianda Lamsel, Rabu (11/3/2015).

Menurut Lalung, SPBN untuk para nelayan sangat dibutuhkan untuk mengisi bahan bakar. Sebab, selama ini, pihaknya membeli bahan bakar di SPBU Kalianda menggunakan Drigen, atau melalui koprasi setempat.

”Biasanya kami membeli bahan bakar di SPBU didekat sini (SPBU Kalianda,Red), kalau mau beli Bahan bakar itu kami agak kesulitan karena harus membawa Drigen. Kalau bawa Bahan bakar pakai Drigen Kami di sangka menimbun, makanya kami kesulitan, ”tuturnya.

Dia juga menambahkan, dirinya berharap kepada pemerintah setempat agar secepatnya dibangun SPBN khusus para Nelayan tersebut. Sebab, dengan dibangunnya SPBN di Dermaga Bom Kalianda dapat mempermudah para nelayan mencari nafkah. ”Ya kalau bisa bulan-bulan ini mas. Kan lebih cepat lebih baik,”tambahnya.

Sementara itu di tempat terpisah, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Lampung Selatan, Dr.Meizar Malanesia mengatakan, saat ini, pembangunan SPBN di Dermaga BOM Kalianda Lamsel masih dalam tahap tender. Sehingga diperkirakan pembangunannya akan dimulai pada Bulan Mei 2015 mendatang.

”Pertengahan bulan Mei mudah-mudahan sudah mulai pembangunannya. Ini kan program pusat, kami hanya menyediakan lahannya saja dan pertamina yang membangun dan menyuplai langsung bahan bakarnya,”kata Meizar, Rabu (11/3/2015).

Mantan Kabag Organisasi Pemkab Lamsel ini belum mengetahui berapa anggaran yang disediakan untuk membangun SPBN. Sebab, anggaran tersebut berasal dari APBN tahun 2015.

”Saya belum tahu berapa anggarannya, karena itu kan program pusat. Saya belum melihat berapa anggarannya, karena saya masih baru disini belum mengetahui persis apa saja program kerja dari Dinas Kelautan dan Perikanan Lamsel,”katanya.

Dia juga mengharapakan kepada seluruh nelayan yang berada di dermaga bom kalianda agar bersabar, yang jelas pembangunan SPBN tersebut akan dilaksanakan pada tahun 2015, “saya berharap para rekan-rekan nelayan bersabar,” harapnya. (Saipul/JJ).