Harianpilar.com, Lampung Utara – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung di tahun ini akan menjadikan wilayah Sai Bumi Ruwa Jurai menjadi salah satu daerah pemasok hewan ternak. Rencana itu menyusul adanya program dari Pemerintah Pusat yang ditujukan untuk beberapa wilayah Indonesia mengenai pengembangan pasokan hewan ternak untuk kebutuhan masyarakat.
Wakil Gubernur (Wabub) Lampung Bahtiar Basri mengatakan, rencana program pengembangan hewan ternak diadakan atas dasar perintah Pemerintah Pusat dan di Indonesia terdapat beberpa wilayah yang akan menjalankan program itu, diantaranya DKI Jakarta, Jawa Barat, Sumatra (Lampung), dan Banten. “Kedepan, Lampung akan kita jadikan wilayah pemasok hewan ternak,” ujarnya, usai menghadiri Musrenbang Kabupaten Lampung Utara tahun 2015, kemarin(11/3/2015).
Mengenai upaya mengembangkan program hewan ternak, lanjutnya, Pihak Pemprov akan berkoordinasi dengan Kabupaten/Kota yang ada agar mengembangkan program itu, untuk langkahnya akan diadakan pengembangan populasi ternak dan pengembangan kuliner daging. “Kita akan kembangkan juga Kulinernya, jadi tidak terpokus dengan satu langkah saja,” jelasnya
Sementara itu, Asisten II Pemkab Lampura Fahrizal Ismail mengatakan, pihaknya akan sesegeran menugaskan pihak Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Lampura untuk berkoordinasi dengan Pemprov mengenai sistem program pengembangan hewan ternak di Lampung. “Kita akan perintahkan mereka untuk memplajari program itu,” kata dia.
Sebelumnya, jelas dia, Pemkab Lampura telah melakukan pengembangan hewan ternak, namun program tersebut hanya sebatas ternak Kambing saja. Sedangkan untuk ternak sapi pihaknya belum mengetahui sumber anggaran yang akan digunakan, apakah mengunakan anggaran Pemerintah Pusat, Provinsi, ataupun Kabupaten. “Jika ternak Sapi kan membutuhkan anggaran yang besar,” jelasnya.
Untuk saat ini, lanjut Fahrizal, pihaknya sedang memfokuskan program swasembada pangan. Sebab, untuk tahun ini Lampura ditargetkan satu juta ton beras. Sedangkan program hewan ternak dimungkinkan tidak dapat dilaksanakan dalam waktu dekat. “Mungkin tahun depan program hewan ternaknya, karena saat ini kita lagi pokus memenuhi target Swasembada pangan,” pungkasnya. (Iswan/Hery/JJ).









