Harianpilar.com, Bandarlampung – Peletakan batu pertama atau ground breaking pembangunan Jalan Tol Sumatera (JTS) sepanjang 140 KM, direncanakan akan dilakukan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hal itu disampikan Gubernur Lampung M Ridho Ficardo usai menghadiri peringatan HUT Satpol PP ke 53 tahun di lapangan Korpri, Rabu (11/3/2015).
Menurut gubernur, Ground Breaking diperkirakan pada April 2015 mendatang. “Ini merupakan target yang dilontarkan oleh Pak Jokowi saat menerima audiensi kita beberapa waktu lalu, akan ada dua kemungkinan, di Lampung Selatan atau di Lampung Tengah, peletakan batu pertama akan diletakan, ya mudah-mudahan saja beliau tidak sibuk,” jelasnya.
Lebih lanjut Ridho menjelaskan, untuk mencapai target itu, Bimtek dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat setiap hari turun ke lapangan untuk melakukan pematokan (centerline) dan penetapan lokasi jalur tol sepanjang 140 kilometer.
“Tahapan itu terus berjalan, saat ini sedang dilakukan pematokan dan inventarisasi atau pendataan kepemilikan lahan, ya keinginan kita semua berjalan lancar dan sesuai target awal,” jelasnya.
Sebelumnya Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemprov Lampung, Adeham, mengatakan pada dasarnya tim menginginkan percepatan sesuai target yang diberikan. Sebab, seluruh mekanisme dan prosedur pengerjaan sudah dikerjakan. “Pada dasarnya kami inginkan itu semua cepat. Jika dilihat dari tatanan pengerjaannya kami sudah lebih cepat,” ungkap Ketua Tim I Persiapan Pembebasan Lahan Tol ruas Bakuheni-Natar ini.
Mengenai pelaksanaan ground breaking, kata dia, Pemerintah Pusat menginginkan dilaksanakan di Gunung Sugih, Lampung Tengah. Namun, jika dilakukan disana maka akan ada polemik baru. Sebab, lahan di Gunung Sugih milik warga dan belum ada ganti rugi.
“Kita mengharapkan agar ground breaking dilakukan di Lampung Selatan. Karena kita sudah ada koordinasi dengan PT. ASDP, dan mereka sudah setuju,” paparnya. (Fitri/Juanda)









