Harianpilar.com, Mesuji – Bupati Mesuji Khamami meradang, menyusul banyaknya laporan masyarakat terkait Bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang diketahui jarang berada di tempat. Bahkan, Khamami memerintahkan dinas terkait untuk segera mengusulkan pergantian terhadap bidan PTT tersebut. Hal itu taklain karena gaji bidan PTT sangat besar dan melebihi gaji PNS.
Bupati mengatakan, banyaknya laporan dari masyarakat bahwa Bidan PTT yang bertugas di desanya jarang di tempat tentunya membuat dirinya kecewa. Sebab, Bidan PTT ini sudah digaji dengan gaji yang tinggi bahkan melebihi gaji PNS. Tetapi, kenapa bidan PTT ini selalu tidak di tempat.
“Keberadaan Bidan PTT di desa-desa terpencil tentunya sagat dibutuhkan oleh masyarakat. Tetapi, bila kelakuannya yang jarang di tempat dan semaunnya tentunya sangat merugikan masyarakat. Apalagi, tugas bidan PTT ditempatkan di desa terpencil sudah sesuai mekanisme serta usulan yang diajukan termasuk bidan itu sendiri tetapi kenapa selalu meninggalkan desa di mana dia ditempatkan,” jelas Khamami.
Menurut Khamami, banyaknya laporan ini tentunya harus menjadi perhatian khusus bagi Dinas Kesehatan dalam memantau keberadaan bidan PTT ini. Jangan sampai keluhan demi keluhan yang disampaikan masyarakat ke saya.
“Dinas Kesehatan harus lebih peka di dalam memantau anak buahnya termasuk bidan PTT ini. Jangan hanya duduk diam di belakang meja saja. Tetapi, kelakuan anak buah yang jarang ditempat tidak terpantau,”tegas Khamami.
“Kita tegaskan kembali bagi Bidan PTT baik didesa terpencil maupun di desa-desa lainnya tetap jarang ditempat bertugas maka tidak segan-segan Pemkab mesuji akan mengusulkan pergantian. Namun, kita tegaskan kembali kepada Dinas Kesehatan harus segera menindak dengan tegas supaya masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan seperti apa yang diharapkan,” tukasnya. (Sandri/JJ).









