oleh

Panen Raya di Mesuji Terancam Gagal

Harianpilar.com, Mesuji – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mesuji nampaknya harus bekerja ekstra. Pasalnya, panen raya yang akan dilaksanakan di beberapa kecamatan se-Kabupaten Mesuji terancam gagal. Hal itu tak lain akibat anjloknya harga beras di tingkat petani sementara di tingkat pasaran melejit tinggi.

Anjloknya harga beras ditingkat petani pasca panen raya mengakibatkan petani banyak hutang. Sebab, hasil yang diperoleh tidak sesuai dengan pengeluaran yang telah dilakukan oleh petani padi. Untuk itu, kerja keras yang harus dilakukan pemerintah didalam menstabilkan harga jual beras ditingkat petani.

Sahril salah satu petani padi di Kecamatan Mesuji Timur, mengatakan, hasil panen kali ini tentunya dirasakan tidak sebanding dengan pengeluaran yang dilakukan oleh petani. Meskipun harga jual beras dipasaran sagat tinggi tetapi harga jual beras ditingkat petani sagat rendah dan ini berbanding terbalik dengan apa yang telah dilakukan.

“Ini tidak sesuai dengan apa yang terjadi dilapangan. Bila harga beras ditingkat petani sagat rendah maka seharusnya ditingkat pasar harganya stabil. Tetapi, harga beras ini malah makin hari-makin melonjak. Untuk itu, kami berharap pemerintah daerah dan bulog dapat mengatasi persoalan ini supaya harga beras kembali normal,”jelasnya.

Dikatakannya, bila merujuk dari hasil panen khusus di Kecamatan Mesuji Timur yang baru dilakukan didua desa, tentunya sagat memuaskan, karena hasil padi didalam satu hektarnya mampu mencapai 3,6 ton/perhektar. Tetapi, harga jual beras ditingkat petani hanya Rp4300/kg sampai Rp4500 /kg. Namun, yang mengejutkan harga beras ditingkat pasaran bisa mencapai Rp9.000/kg sampai Rp12.000/kg.

“Kami sagat kecewa bila harga jual beras seperti ini. Untuk itu, kami berharap pemerintah dapat segera mengatasi persoalan ini jangan sampai berlarut-larut. Karena, dampak kerugian besar ada dipetani. Mengapa tidak, petani padi berkucuran keringat tetapi harga jualnya dipermaikan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,”tukasnya. (Sandri/JJ).