Harianpilar.com, Bandarlampung – Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan Pemkot Bandarlampung gelar rapat untuk menyamakan persepsi maupun pandangan, terkait pengembangan wisata bahari di kota Bandarlampung.
Asisten Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Lampung Adeham menjelaskan, hasil rapat terkait pengembangan pariwisata bahari di teluk Lampung merupakan rapat lanjutan dari hasil tinjauan Pemprov ke lokasi yang nantinya akan melibatkan Pemkot.
“Rapat ini bertujuan untuk menyamakan persepsi maupun pandangan dari pihak Pemkot Bandarlampung, bahwa Bandarlampung merupakan salah satu dari 7 tujuh kabupaten/kota daerah pengembangan wisata bahari. Dengan rapat ini kita akan menyamakan tujuan untuk pengembangan wisata bahari ke depannya,” jelasnya, di ruang rapat Asisten Provinsi Lampung, Senin (16/2/2015).
Pihak Pemkot yang dalam hal ini diwakili oleh Kabag Pemerintahan merespon positif atas rencana tersebut.
“Namun masih perlu adanya suatu kepastian masalah aset atau lahan yang akan dijadikan tempat pengembangan wisata bahari tersebut mengingat lahan tersebut masih tumpang tindah atas kepemilikannya,” ujar Adeham.
Lebih lanjut secara internal Pemkot Bandarlampung akan mengkonsolidasikan dengan SKPD yang berkaitan dengan hal tersebut.
“Jadi hasil dari kesimpulan rapat tadi adalah pihak Pemkot akan memberikan pemaparan yang mendalam terkait dengan lahan yang akan digunakan karena menunggu peraturan tentang pengelolaan lahan pesisir yang masih dibahas tingkat legislatif Kota Bandarlampung,” kata mantan Kadis Kominfo Provinsi Lampung itu. (Fitri/JJ).









