oleh

Ketua KONI Lampung Buka HIPMI Padel Valentine’s Day 2026

Harianpilar, com. Bandarlampung –Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung, Taufik Hidayat, secara resmi membuka turnamen HIPMI Padel Valentine’s Day 2026 di Net Raket Club, Bandar Lampung, Sabtu (14/2).

Ajang ini menjadi sinyal kuat bahwa cabang olahraga (cabor) padel bukan lagi sekadar hobi musiman, melainkan lumbung potensi atlet baru bagi Bumi Ruwa Jurai.

​Dalam sambutannya, Taufik Hidayat mengapresiasi akselerasi olahraga padel di Lampung yang menunjukkan tren sangat positif. Hal ini ditandai dengan menjamurnya fasilitas lapangan di titik-titik strategis seperti Bandar Lampung dan Metro.

​Taufik menegaskan bahwa status padel yang kini telah resmi terdaftar di bawah naungan KONI menuntut adanya tata kelola pembinaan yang serius. Ia berharap antusiasme masyarakat yang tinggi dapat dikonversi menjadi raihan medali di tingkat nasional.

​“Kami mendorong pembinaan atlet agar olahraga ini tidak hanya sekadar tren, tetapi juga mampu melahirkan prestasi. Event seperti ini menjadi stimulan penting bagi para atlet untuk mengimplementasikan hasil latihan mereka di arena kompetisi yang kompetitif,” ujar Taufik.

​Lebih lanjut, ia mengajak para pengurus cabang olahraga dan pemilik fasilitas lapangan untuk berkolaborasi dalam menyusun kalender turnamen rutin. Menurutnya, jam terbang kompetisi adalah kunci utama agar atlet Lampung mampu bersaing di kancah nasional.

​Ketua Pelaksana, Arienaldo Rahman, melaporkan bahwa turnamen kali ini diikuti oleh 96 peserta yang terbagi ke dalam enam kategori lomba. Tingginya angka partisipasi ini menjadi bukti konkret bahwa padel telah menyentuh berbagai lapisan masyarakat, terutama generasi muda.

​“Padel kini menjadi simbol kebersamaan dan persatuan. Namun lebih dari itu, turnamen ini adalah wadah silaturahmi sekaligus ajang pembuktian kapasitas para pemain di Lampung,” kata Arienaldo.

​Ia juga menekankan pentingnya sportivitas sebagai fondasi pertumbuhan komunitas. “Kami mengajak seluruh peserta menjunjung tinggi nilai-nilai olahraga agar ke depan hubungan antar komunitas semakin solid dan ekosistem padel di Lampung kian sehat,” tambahnya.

​Melihat perkembangan signifikan dalam dua tahun terakhir, pihak penyelenggara optimis Lampung dapat menjadi salah satu barometer kekuatan padel di Indonesia. Turnamen dua hari ini (14-15 Februari) diharapkan menjadi pemantik bagi munculnya bakat-bakat baru yang siap membawa nama Lampung ke podium juara.(*)