oleh

Bakal Caleg Lompat Partai Masih Terjadi di Lampura

Harianpilar.com, Lampung Utara – Kabar mengenai sejumlah anggota legislatif yang mencalonkan diri dengan partai berbeda pada Pemilihan Legislatif mendatang direspons oleh pihak KPU Lampung Utara. Menurut mereka, yang bersangkutan wajib melampirkan surat pengunduran diri jika memang demikian.

“Jika mencalonkan diri melalui partai politik berbeda, maka yang bersangkutan harus melampirkan surat pengunduran diri dari posisinya sebagai anggota legislatif,” kata Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu anggota KPU Lampung Utara, Yudi Saputra, Selasa (16/5/2023).

Ketentuan mengenai hal itu diatur dalam Peraturan KPU Nomor 352 Tahun 2023 tentang Pedoman Teknis Pengajuan Bakal Calon Anggota DPR, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota. Sayangnya, sampai saat ini belum diketahui pasti berapa jumlah wakil rakyat Lampung Utara yang lompat partai pada Pileg mendatang.

“Kalau jumlahnya berapa, kami belum melakukan rapat pimpinan terkait jumlahnya,” ujar dia.

Sebelum melakukan rapat, mereka akan melakukan verifikasi administrasi terlebih dulu. Verifikasi itu untuk memeriksa kelengkapan dokumen dari setiap bakal calon anggota legislatif yang akan mengikuti Pileg. Setelah proses itu selesai barulah diketahui berapa jumlah pasti wakil rakyat yang pindah partai. “Setiap dokumen persyaratan akan diperiksa kelengkapannya,” ucapnya.

Di tempat sama, Ketua KPU Lampung Utara, Aprizal Ria menjelaskan, penentuan waktu kapan harus mundurnya setiap wakil rakyat setelah mencalonkan diri dari partai berbeda bukan kewenangan mereka melainkan ada di tangan partai politik yang lama dari yang bersangkutan. Pihaknya hanya sebatas melakukan verifikasi administrasi saja. “Semuanya kewenangan partai politik asal dari wakil rakyat tersebut,” kata dia. (Iswan)