oleh

Pemkab Tuba Bersama Anggota DPD RI Bahas Gerakan Desa Emas

Harianpilar.com, Tulangbawang – Bupati Tulangbawang (Tuba), Dr. Hj. Winarti, S.E. M.H yang diwakili oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekdakab Tuba, Dr. Pahada Hidayat, S.H. M.H., mengikuti kegiatan sosialisasi dan diskusi Gerakan Desa Emas dalam rangka kunjungan DPD RI di Kabupaten Tulangbawang, Senin (25/10), di ruang rapat utama pemkab setempat.

Hadir dalam kesempatan itu, Kepala Dinas PPPA Tuba, Kepala Dinas PMD Tuba, anggota perwakilan DPD RI Lampung, Kepala Bagian Kesra, Kabag Kerjasama, Ketua APDESI Tuba, Anggota DPD Tulangbawang, Camat Banjar Baru, Camat Menggala Timur dan Camat Menggala, serta sejumlah kepala desa berikut pendamping desa di Tulangbawang.

Dalam sambutan yang disampaikan Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sedakab Tuba, pemerintah daerah berharap dukungan dari anggota DPD RI Lampung dalam pelaksanaan program daerah dan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tulangbawang.

Yang mana pada prinsipnya pemerintah menyambut baik atas apresiasi DPD RI terhadap pemberdayaan desa, serta rencana pelaksanaan sosialisasi Gerakan Desa Emas dan Kampung Emas. “Diharapkan program desa dan kampung emas dapat diwujudkan di Tulangbawang agar saling mendukung dan bersinergi dengan 25 program BMW. Sebab kegiatan ini membantu masyarakat bersinergi dengan masyarakat dan kampung untuk memberdayakan menjadi gerakan bersama,” tandasnya.

Sementara itu, dalam materi yang disampaikan perwakilan KH. Ir, Abdul Hakim, M.M., disampaikan jika pihaknya ingin membantu mengangkat mempercepat komitmen mengentaskan kemiskinan atau ketinggalan. Yang mana dalam materi sosialisasi itu sendiri mengedepankan 5 pilar yakni bina karakter pemuda desa sebagai tonggak pergerakan dan sosialisasi; Bina saudara gotong-royong sebagai komitmen perbaikan lingkungan dan infrastruktur desa; Bina sinergi lapangan usaha bersama, sebagai pendukung peningkatan pendapatan bagi masyarakat; Bina dana bumdes sebagai pusat kegiatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat dan Bina pasar produk unggulan, sebagai identitas kemajuan dan kemandirian desa melangkah ke nasional dan internasional. (*)