oleh

BPN Bandarlampung Bentuk Satgas

Harianpilar.com, Bandarlampung – Merespon arahan Kakanwil BPN Lampung, Kepala BPN Bandarlampung Djudjuk Tri Handayani menegaskan komitmen dan kesiapannya untuk berupaya semaksimal mungkin dalam percepatan penyelesaian sertifikat PTSL Bandarlampung yang sempat terhambat, salah satunya dengan membentuk tim satuan tugas (Satgas).

Dijelaskan Djujuk, penyelesaian PTSL tahun 2017-2020, tetap harus memperhatikan aturan-aturan yang berlaku, agar dikemudian hari tidak menimbulkan masalah baru.

“Kantor Pertanahan Kota Bandarlampung melalui satuan tugas penyelesaian tunggakan PTSL, siap untuk terus berkoordinasi dengan Pokmas untuk melakukan sinkronisasi kembali data tunggakan PTSL,” kata Djujuk, saat mediasi dengan perwakilan Pokmas, belum lama ini.

Menurut Djujuk, pihaknya akan menginventarisir ulang seluluh data yang telah diajukan Pokmas ke BPN.

“Antara data yang ada pada Pokmas dengan data yang ada pada tim penyelesaian tunggakan untuk kemudian di inventarisir ulang permasalahan pada masing–masing berkas permohonan sebagai upaya percepatan penyelesaian masalah tunggakan ini,” ungkapnya.

Sementara, keempat perwakilan Pokmas PTSL yang hadir mengapresiasi upaya BPN Lampung yang turun tangan memediasi untuk menyelesaikan sekitar 1.300 lebih sertifikat PTSL yang belum diterbitkan sejak 2017 lalu.

“Kami berharap pertemuan ini benar-benar ditindaklanjuti oleh BPN Bandar Lampung. Sejak tahun 2017 hingga 2023 terdapat 1.308 lebih sertifikat warga Bandar Lampung yang belum diterbitkan oleh BPN. Meski seluruh persyaratan pembuatan sertifikat telah dipenuhi dan tentu melalui prosedur yang benar,” ungkap salah seorang perwakilan. (*)

Komentar