oleh

Lapas Kotaagung Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Harianpilar.com, Tanggamus – Lapas Kelas IIB Kotaagung (Lapas Kotaagung) menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan ini bertempat di Masjid At-Taubah Lapas Kotaagung, Selasa (26/10).

Dalam pelaksanaannya Lapas Kotaagung menghadirkan Ustad Amrillah dan Habib Soleh Al-Hamid dari Majelis Al-Hamid, Kotaagung sebagai penceramah dan grup hadro dari TPQ Nurul Falah.

Sekitar 150 Orang Warga Binaan Pemasyarakatan dan Petugas Lapas Kotaagung mengikuti kegiatan peringatan Maulid Nabi ini.

Maulid Nabi adalah peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW, yang di Indonesia perayaannya jatuh pada setiap tanggal 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriyah. Kata maulid atau miladdalam bahasa Arab berarti hari lahir. Secara subtansi, peringatan ini adalah ekspresi kegembiraan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad.

Diawali dengan penampilan hadro oleh grup hadro TPQ Nurul Falah, kegiatan dilanjutkan dengan membaca sholawat bersama dengan diimami oleh Habib Soleh Al-Hamid. Kemudian Ceramah diberikan oleh Ustad Amrillah yang selanjutnya memimpin doa bersama sebagai penutup acara.

Dalam ceramahnya Ustad  Amrillah menyampaikan bahwa sebagai wujud cinta kita terhadap Nabi Muhammad sudah seharusnya kita meneledani sikap beliau. Disebutkan dalam Q.S Al-Ahzab ayat 21 yang artinya: “sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) Hari Kiamat dan dai banyak menyebut Allah”.

“Oleh sebab itu, kita sebagai umat Islam harus senantiasa meneladani  perilaku beliau. Meneladani bisa berarti mencintai. Pada awalnya, saat kita mulai belajar meneladani bisa jadi tak cinta. Tapi, seiring berjalannya waktu, meski bermula dengan keterpaksaan, cinta bisa timbul dengan sendirinya. Nah, cinta yang  terbentuk karena kebiasaan-kebiasaan, akan mengakar kuat dalam diri seseorang sehingga menjadi daya ubah dalam dirinya”, Tambahnya. (ron)