oleh

SMAN 1 Pagelaran Pringsewu. Saat Pandemi, Tarik Dana 3,5 Juta/Siswa

Harianpilar.com, Pringsewu – Saat pandemi corona virus disease (Covid) 19 sedang melanda dan proses belajar berlangsung secara daring, Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Pagelaran Kabupaten Pringsewu menarik dana Rp3.550.000 dari setiap siswanya.

Dari informasi yang dihimpun, jumlah siswa SMAN 1 Pagelaran kelas 1 yakni 150 siswa yang terdiri dari 4 kelas IPA dan 3 kelas IPS. Jika dikalikan Rp3.550.000 maka total dana yang tarik mencapat Rp532 juta. Untuk kelas 2 dan kelas 3 diperkirakan jumlah siswanya 200 orang, dan dana yang ditarik sekitar Rp2 juta/siswa sehingga totalnya sekitar Rp800juta.

Padahal, SMAN 1 Pagelaran sendiri sudah mendapat bantuan dari pemerintah pusat yakni biaya operasional sekolah (BOS) sebesar Rp1,5 juta/siswa, juga mendapat bantuan dana BOSDA sejumlah 15 persen dari jumlah siswa atau sekitar 96 siswa yang menerima BoSDA. Belum termasuk juga bantuan dana KIP pusat.

“Dalam penggunaan dana yang ditarik dari siswa itu pihak SMAN 1 Pagelaran juga terkesan tidak transparan, karena saat RKAS pihak sekolah tidak menjelaskan secara rinci penggunaan dana tersebut. Sementara dalam rapat wali siswa yang dilakukan beberapa waktu lalu, Kepala SMAN 1 Pagelaran Sujarwo juga tidak menjelaskan peruntukan dana itu. Bahkan dijelaskan tidak ada dana untuk pembangunan atau rehab ruang sekolah, hanya dipergunakan untuk perawatan sekolah seperti penyemprotan lumut dan perawatan biasa saja,” ujar salah satu wali murid yang enggan namanya ditulis, baru-baru ini.

Yang lebih aneh lagi, jelasnya, saat pembayaran dana itu pihak sekolah tidak memberikan kwitansi atau bukti tanda terima pembayaran,”Wali siswa diharuskan datang langsung ke kasir sekolah membayar dana itu dengan cara menulis sendiri di kasir jumlah dana yang dibayarkan, memang aneh juga ada pembayaran tanpa kwitansi,” keluhnya.

Wakil Kepala SMAN 1 Pagelaran Bidang Humas, Herdian, saat dikonfirmasi menyampaikan penarikan dana itu sudah sesuai hasil keputusan rapat wali siswa dan komite sekolah.”Itu sudah sesuai hasil rapat. Jadi tidak ada masalah,” ujar Herdian sambil meminta wartawan tidak merekam wawancara itu.

Namun, ketika ditanya penggunaan dana yang tarikan tersebut, Hardian tidak menjelaskan secara rincian untuk apa saja. Sementara, Kepala SMAN 1 Pagelaran, Sujarwo.M.Pd, tidak bisa dikonfirmasi, saat dihubungi melalui ponselnya tidak pernah dijawab.(Sairun/Tim/Maryadi)

Komentar