oleh

Proyek PSDA Lampung Kualitas Meragukan, Lolos PHO

Harianpilar.com, Bandarlampung –¬†Kinerja Dinas Pengelolaan Sumberdaya Air (PSDA) Provinsi Lampung patut dipertanyakan. Selain terkuaknya sejumlah proyek yang baru seumur jagung sudah mengalami kerusakan, juga lolosnya proyek-proyek berkualitas meragukan itu dalam proses pinshing handover (PHO) juga patut dipertanyakan.

Kondisi proyek pembangunan embung/bangunan penampung air Desa Tunggul Pawenang Kecamatan Adiluwih Kabupaten Pringsewu senilai Rp472 juta dikerjakan CV. Duta Makmur

 

Kondisi proyek Rehabilitasi Irigasi Desa Setia Negara Baradatu Kab. Way Kanan  dikerjakan CV. Mulang Batin senilai Rp706 juta.

Proyek-proyek yang kondisinya memprihatinkan itu diantaranya proyek rehabilitasi irigasi Desa Setia Negara Baradatu Kabupaten Way Kanan senilai Rp706 juta dikerjakan CV. Mulan Batin. Proyek pembangunan embung/bangunan penampung air Desa Tunggul Pawenang Kecamatan Adiluwih Kabupaten Pringsewu senilai Rp472 juta dikerjakan CV. Duta Makmur. Proyek pembangunan embung/bangunan penampung air Desa Gumuk Rejo Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu dikerjakan CV. Nusantara Jaya Sakti senilai Rp472 juta.

Kondisi Pembangunan Embung/ Bangunan Penampung Air Desa Gumuk Rejo Kec. Pagelaran Kab. Pringsewu dikerjakan CV. Nusantara Jaya senilai Rp472 juta.

“Proyek-proyek yang baru hitungan hari tapi sudah ruskak kembali itu harusnya tidak terjadi jika proses pengawasan berjalan baik. Artinya jika setiap tahap pekerjaan itu diawasi dengan baik, maka bisa diketahui lebih awal jika ada penyimpangan. Yang aneh, proyek yang secara kualitas meragukan itu justru lolos dalam PHO,” ujar Ketua Pergerakan Masyarakat Anti Korupsi (Pematank), Suadi Romli, Selasa (26/01/2021).(BERITA SELENGKAPNYA BACA DI SURAT KABAR HARIAN PILAR EDISI RABU 27 JANUARI 2021). (Tim/Maryadi)

Komentar