oleh

Wahyu Optimis Kembali Pimpin PAN Bandarlampung

Harianpilar.com, Bandarlampung – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanah Nasional (PAN) Bandar Lampung, Wahyu Lesmono optimis memimpin kembali DPD PAN Bandarlampung 2020-2025.

Menurutnya, majunya kembali dirinya sebagai calon ketua DPD PAN Bandarlampung bukan semata keinginan pribadi, akan tetapi berkat dorongan kader partai.

“Majunya saya sebagai calon ketua itu bukan semata keinginan saya pribadi. Tetapi saudara-saudara kader partai yang mendorong, meminta saya untuk maju lagi,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (12/01/2021).

Diakuinya, pencalonanya mendapat dukungan oleh 126 pengurus ranting partai hingga MPP dan sebagai bentuk dukungan tersebut dituangkan dalam bentuk tertulis.

Saat disinggung jadwal Musda sendiri, Wahyu mengatakan masih menunggu keputusan DPP PAN namun diperkirakan akan berlangsung pada akhir Januari mendatang.

Dikatakannya, sampai saat ini ada 19 nama yang telah mengajukan diri sebagai calon ketua yang akan memimpin PAN Bandar Lampung dari 2020-2025.

“Untuk cara pemilihannya, belum tahu, tetapi, kemungkinan dari 19 di DPD disaring dan dipilih empat, baru nanti empat itu bermusyawarah dan ditentukan oleh peserta pemilih, belum tahu. Dan dilakukan secara virtual,” ujarnya.

Ia mengatakan, jika terpilih kembali akan menargetkan 8 kursi di legeslatif, dan dua diantaranya adalah perempuan.

“Karena sudah lama tidak ada kader perempuan PAN yang duduk di legeslatif,”tandasnya.

Diketahui, 18 nama lainnya adalah Edison Hadjar (Legislator), Abdul Malik (Legislator), Sri Hayati (Ketua PUAN DPD), Hadi Tabrani legislator, dan Ahmad Ali Kamal (Sekretaris DPD).

Selanjutnya, Abdul Salim (Legislator), Gustian Azis (Wakil ketua DPD), Tri Hartini (Wakil Ketua DPD), Hamamie Fauzi (Wakil Ketua DPD), Azhari (Ketua DPC), dan Sumanto (Ketua DPC).

Kemudian, Zenny Maznan (Ketua DPC), Mustari (Ketua DPC), Yusirwan (Legislator), Erwansyah (Legislator), Raka Irwanda (Legislator), Eka Fitria WK (Bendahara DPW), dan Robby Siregar (Wakil Ketua DPD). (Ramona)

Komentar