oleh

PDIP Kawal Eva-Deddy Di MA

Harianpilar.com, Bandarlampung – PDI Perjuangan tidak akan tinggal diam atas didiskualifikasinya paslon Eva Dwiana – Deddy Amrullah (Eva-Deddy) dari kepesertaan pilkada Kota Bandarlampung. Bahkan, partai banteng moncong putih ini siap mengawal langkah hukum yang dilakukan kadernya itu ke Mahkamah Agung (MA).

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Lampung, Mingrum Gumay mengatakan, pihaknya tetap melakukan langkah hukum ke MA terkait didiskualifikasinya Eva-Deddy.

Pihaknya menilai tidak ada pelanggaran yang dilakukan pasangan Eva-Dedy. Hal itu mencermati pengawasan Bawaslu Kota Bandarlampung.

“Tanpa adanya temuan dan pelanggaran terhadap pasangan calon Eva-Dedy sehingga pasca 9 Desember 2020, KPU Kota Bandarlampung menetapkan pasangan Eva-Deddy sebagai pemenang,” ujarnya, Minggu (10/01/2021).

Menurutnya, langkah hukum itu dilakukan guna menilik apakah keputusan Bawaslu Provinsi Lampung ditunggangi unsur politis.

“Jangan sampai proses Bawaslu Provinsi Lampung membatalkan pasangan calon yang diusung PDI Perjuangan beserta koalisi lainnya tersebut adanya muatan lain yang  bernuansa politis,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya akan mempersiapkan langkah-langkah hukum lainnya. “Oleh karenanya PDI Perjuangan juga mempersiapkan  langkah-langkah hukum dengan Institusi penegak hukum di luar MA,” tukasnya.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bandar Lampung menindaklanjuti keputusan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) nomor 02/Reg/L/PSM-PW/08.00/XII/2020. Keputusan itu membatalkan atau mendiskualifikasi pasangan nomor urut 03 Eva Dwiana-Deddy Amarullah sebagai pasangan calon (Paslon) peserta Pilkada Kota Bandar Lampung.

Ketua KPU Bandar Lampung Dedy Triyadi mengatakan, dalam pleno yang telah digelar, lima komisioner KPU sepakat menjalankan ketentuan sesuai amanah Undang-Undang Nomor 10/2016.

“Kami sepakat dengan suara bulat memutuskan, menindaklanjuti untuk membatalkan paslonkada nomor 3,” tegasnya.

Keputusan KPU Bandar Lampung itu tertuang dalam surat bernomor 007/HK.03.1-KPT/1871/KPU-Kot/I/2021 tentang pembatalan calon peserta pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandar Lampung tahun 2020. (Ramon/Maryadi)

Komentar