oleh

Sepekan Bertambah 734 Kasus, DPRD Desak Swap Gratis

Harianpilar.com, Bandarlampung – Pandemi corona virus disease (covid 19) di Provinsi Lampung belum menunjukkan adanya penurunan, sebaliknya justru terus meningkat. Sepekan terakhir sedikitnya bertambah 734 kasus, sementara upaya test polymerase chain reaction(PCR) atau test Swab belum menjangkau secara luas. DPRD Provinsi Lampung meminta Pemerintah provinsi (Pemprov) untuk menggratiskan test tersebut.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, terjadi penambahan kasus vovid 19 cukup signifikan sepekan terakhir. Pada 30 November bertambah 145 kasus, 29 November bertambah 56 kasus, 28 November bertambah 125 kasus, 27 November bertambah 157 kasus, 26 November bertambah 102 kasus, 25 November bertambah 84 kasus, dan 24 November bertambah 67 kasus.

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Lesty Putri Utami, mengatakan, pemerintah daerah (pemda) harus memasifkan test PCR (polymerase chain reaction) atau test Swab. Sehingga pemerintah atau Satgas Penangangan Covid-19 dapat mengambil langkah yang tepat dalam memutus mata ratai penyebaran virus Corona. Sebab pandemi Covid-19 sudah berlangsung hampir setahun. Namun, belum terlihat akan berakhir. Bahkan, di Lampung belakangan ini ada kecenderungan meningkat.

Politisi PDI Perjuangan itu juga mengusulkan agar pemerintah menggratiskan tes Swab, khususnya bagi masyarakat kurang mampu.”Saya percaya dengan cara tersebut dapat memutus mata rantai penyebaran virus Corona secara signifikan,” kata Lesty, Senin (30/11/2020).

Lesty memberikan contoh tes swab gratis bagi keluarga tidak mampu yang dilakukan Pemerintah Kota Surabaya. Upaya lain yang harus dilakukan pemerintah, menurut Lesty, melibatkan seluruh elemen masyarakat terutama para tokoh agama dan organisasi masyarakat dalam menyosialisasikan protokol kesehatan. “Intensifkan sosialisasi agar masyarakat disiplin terhadap protokol kesehatan,” katanya.

Pada bagian lain, Lesty mengapresiasi kinerja Dinas Kesehatan dengan seluruh jajarannya, para dokter, perawat, serta tenga medis lainnya. Atas kerjanya yang tidak mengenal lelah bersama Satgas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Dari sisi anggaran, kata Lesty, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sebesar Rp246 miliar. Berbagai upaya juga sudah dilakukan untuk mencegah penyebaran pandemi Covid-19. Seperti penyemprotan desinfektan di berbagai lokasi yang dinilai potensial menjadi penyebaran virus Corona.

Angota Fraksi PDI Perjuangan ini kembali mengingatkan semua pihak untuk disiplin memakai masker maupun plastik tebal pelindung wajah (face shield) saat beraktivitas di luar rumah, membawa hand sanitizer, sering mencuci tangan dengan cairan pembersih. Selain itu, jaga stamina dan kesehatan tubuh dengan mengkonsumsi makanan bergizi. “Kemudian, istirahat yang cukup,   dan jangan malas berolahraga,” pungkasnya. (Ramona/Maryadi)

Komentar