oleh

Yusni Ilham : Pengawasan Harus Inovatif

Harianpilar.com, Bandarlampung – Pelaksanaan pilkada di tengah pandemi corona virus disease (covid) 19 menuntut proses pengawasan yang lebih inovatif. Termasuk dalam sosialisasi teknis pengawasan tidak memungkinkan dilakukan dengan tatap muka bersekala besar, sehingga pemanfaat media sosial (medsos) menjadi penting dan efektif untuk melakukan sosialisasi.

Hal itu disampaikan Koordinator Divisi hukum, humas dan data informasi Bawaslu Kota Bandarlampung, Yusni Ilham, dalam acara bimbingan teknis peningkatan kehumasan dalam rangka pengelolaan informasi publik dan dokumentasi di Lingkungan Panwaslu Kecamatan Se-Kota Bandarlampung pada pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Bandarlampung 2020, di Hotel Kurnia Perdana pada Selasa (24/11/2020).

Menurut Yusni Ilham, di tengah situasi sulit dan tidak menentu akibat pandemi Covid-19 penyelenggara pemilihan khususnya pengawas dituntut untuk senantiasa berinovasi.”Sosialisasi pengawasan yang biasanya dilaksanakan dalam pertemuan tatap muka bersekala besar, kini tidak memungkinkan, untuk itu Humas harus bisa menjadi corong yang bisa menginformasikan kepada masyarakat apa saja hal yang telah dilakukan, sedang dilakukan, dan akan dilakukan oleh Bawaslu,” ujarnya.

Yusni juga menyampaikan terkait pelaksanaan tahapan Pilkada ini, keterbukaan informasi menjadi sebuah hal penting untuk diperhatikan sebagai salah satu elemen utama pendukung keberhasilan penyelenggaraan pilkada.”Keterbukaan Informasi menjadi salah satu hal pokok indikator Penyelenggaraan pilkada yang jujur dan demokratis,” kata dia.

Tak lupa ia berpesan kepada jajarannya agar terus berinovasi, dan memanfaatkan segala potensi yang dimiliki.”Hari ini peran media sosial sangat besar, oleh karenanya kita mesti memanfaatkannya dan memaksimalkan media sosial dalam mensosialisasikan maupun mempublis hasil kerja pengawasan,” ungkapnya.

Kegiatan ini menghadirkan Narasumber Nur Rizki Irwandi Kadis Kominfo Kota Bandarlampung yang menjelaskan media sosial merupakan salah satu cara menyampaikan dan menerima Informasi, maka bijaklah dalam menggunakan Media Sosial dalam memberi dan menerima informasi, diharapkan dapat menyaring terlebih dahulu sebelum memberikan Informasi.

Narasumber Tekhnik Fotografi Ahmad Ridwan yang menyampaikan bahwa salah satu titik tekan kegiatan kehumasan adalah menitikberatkan kepada pemberian informasi public yang benar, terpercaya dan akuntabel. “Pemanfaatan peralatan yang mendukung kegiatan tersebut tak terlepas dari peralatan dokumentasi sekaligus data, baik dalam bentuk data tulisan, data foto dan data audio video seperti pemanfaatan Gadget,” ujarnya.

Pada kesempatan ini turut hadir pula Eka Setiawan Redaktur Lampung Post yang memaparkan materi tentang Teknik Penulisan Berita pada Lembaga Negara, Peran dan Fungsi Pranata Kehumasan, serta Urgensi Dukungan Publik Relation dalam Rangka Menunjang Kinerja Kelembagaan Bawaslu dilanjutkan dengan Teknik Reportase dan Wawancara, peserta Bimtek diajak untuk praktek melakukan Reportase dan Wawancara.

Pada akhir sesi Ahmad Riyadi Pimpinan Redaksi jarrakposlampung.com mengajak seluruh praktisi kehumasan di Lingkungan Bawaslu Kota Bandarlampung untuk dapat memaksimalkan media social sebagai sarana penyampaian informasi.”Di era saat ini semua serba digital, cepat dan tepat maka pengawas pun harus update dan melek tekhnologi,” pungkasnya. (Ramona/Maryadi)

Komentar