oleh

BPDAS Kembangkan Tanaman Unggul Di Kawasan Hutan Lindung

Harianpilar.com, Bandarlampung – Badan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Hutan Lindung (BP DAS HL) Way Seputih Way Sekampung mengembangkan tanaman unggul dikawan hutan lindung Gunung Balak Kabupaten Lampung Timur dan Suak Kabupaten Lampung Selatan. Model Rehabilitasi hutan dan lahan (RHL) dikawasan hutan lindung dengan tanaman unggul diantaranya tanaman alvokad. Selain itu BPDAS juga telah menanam sebanyak 12.000 bibit pohon bakau (mangrove) jenis rhizophora di kawasan pantai areal hutan TNWK di Kabupaten Lampung Timur.

Kepala Seksi Evaluasi BPDAS Way Seputih Way Sekampung, Taufik Nasution, mengatakan, tanaman unggul seperti tanaman alvokad okulasi ditanam di Gunung Balak Lamtim seluas 15 Hektar dan di Suak Lamsel seluas 10 hektar.”Harapannya tanaman ini nanti selain membuat kondisi hutan kita baik, juga akan menjadi sumber ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya, Senin (12/10/2020).

Menurutnya, BPDAS berupaya melakukan pendekatan yang baik dengan masyarakat, terutama agar masyarakat mendukung upaya pemulihan dan menjaga hutan.”Kita gandeng masyarakat agar mendukung upaya kita melestarikan hutan, memulihkan hutan, dan masyarakat bisa memetik hasilnya dikemudian hari,” terangnya.

Selain itu, BPDAS Way Seputih-Way Sekampung telah menanam sebanyak 12.000 bibit pohon bakau (mangrove) jenis rhizophora. Penanaman bibit bakau itu dilaksanakan di kawasan pantai areal hutan TNWK di Kabupaten Lampung Timur.Upaya itu bertujuan untuk menjaga lingkungan untuk mengembalikan lingkungan yang rusak. Sedikitnya sebanyak 12.000 bibit pohon mangrove spesies rhizophora sudah ditanam di atas lahan seluas 30 hektare.(Manurung)

Komentar