oleh

Kasus Covid 19 di Lampung Bertambah 24

Harianpilar.com, Bandarlampung – Kasus terkonfirmasi positif corona virus disease (covid) 19 di Provinsi Lampung kembali bertambah. Hingga kini total mencapai 762 kasus, yang terdiri-dari kasus baru 24 dan kasus lama 738. Sementara, kasus suspek sebanyak 78 orang yang terdiri-dari kasus baru 9 dan kasus lama 69. Untuk kematian yang konfirmasi sebanyak 30 orang dan selesai isolasi yang terkonfirmasi 460 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Dr.dr.Reihana, menyampaikan, kasus baru konfirmasi positif 24 kasus penambahan yang meliputi 16 orang dari kabupaten Lampung Tengah, 3 orang dari Kabupaten Tanggamus, 1 orang dari Kota Metro, 2 orang dari kabupaten Lampung Utara dan 2 orang dari kota Bandar Lampung.  Pasien 739 sampai 747 dari Lampung Tengah merupakan hasil tracing dari kasus probable dan kondisi saat ini menjalani isolasi mandiri.

“Pasien 748, 749, 750, 751, 752 dan 753 dari Lampung Tengah merupakan hasil tracing dari pasien 637 saat ini sedang menjalani isolasi mandiri,” ungkapnya,  Selasa (22/09/2020).

Pasien 754 laki-laki 38 tahun dari Lampung Tengah merupakan hasil tracing dari pasien 690 saat ini sedang menjalani isolasi mandiri.  Pasien 755 perempuan 34 tahun dari kabupaten Tanggamus merupakan hasil tracing dari pasien 625 saat ini sedang menjalani isolasi mandiri. Pasien 756 perempuan 30 tahun dari kabupaten Tanggamus merupakan hasil tracing dari pasien 630 saat ini sedang menjalani isolasi mandiri. Pasien 757 perempuan 60 tahun dari kabupaten Tanggamus merupakan hasil tracing dari pasien 631 saat ini sedang menjalani isolasi mandiri. Pasien 758 laki-laki 22 tahun dari kota Metro merupakan hasil tracing dari pasien 615 saat ini sedang menjalani isolasi mandiri. Pasien 759 perempuan 46 tahun dari kabupaten Lampung Utara merupakan kasus baru dan ada riwayat kontak dengan kasus konfirmasi positif yang berasal dari Sumatera Utara saat ini sedang menjalani isolasi mandiri. Pasien 760 laki-laki 48 tahun dari Lampung Utara merupakan kasus baru saat ini sedang menjalani isolasi mandiri

Pasien 761 laki-laki 71 tahun dari Bandar Lampung merupakan kasus baru memiliki riwayat kontak dengan anak yang datang dari Jakarta saat ini sedang dirawat di salah satu rumah sakit swasta di Bandarlampung “Pasien 762 laki-laki 50 tahun dari Bandarlampung juga merupakan kasus baru, tidak ada riwayat perjalanan dan kontak dengan pasien covid-19 saat ini sedang dirawat di salah satu rumah sakit pemerintah di provinsi Lampung,” jelasnya.

Reihana menambahkan, selesai isolasi hari ini ada penambahan kan 6 orang yakni 2 orang dari kota Bandarlampung, 2 orang dari kota metro, 1 orang dari kabupaten Pringsewu, 1 orang dari Kabupaten Lampung Utara. “Pasien 438 umur 52 tahun, Pasien 464 laki-laki 64 tahun dari Bandarlampung,
Pasien 460 laki-laki 57 tahun, Pasien 461 perempuan 57 tahun dari kota Metro, Pasien 509 perempuan 23 tahun dari kabupaten Pringsewu dan Pasien 537 laki-laki 36 tahun dari kabupaten Lampung Utara,” terangnya.

Selanjutnya, untuk konfirmasi yang meninggal ada 1 orang yaitu dari Bandarlampung. “Pasien 761 laki-laki 71 tahun dari Bandarlampung merupakan kasus baru. Pada tanggal 9 September 2020 terkotak dengan anaknya yang datang dari Jakarta selanjutnya pada 16 September mengeluh batuk, sesak dan kormobite ada penyakit jantung dan gagal ginjal kronis kemudian tanggal 19 September pasien dibawa ke rumah sakit swasta dan dilakukan rapid tes dengan hasil reaktif dan tanggal 20 September pasien mengalami perburukan dan dilakukan pengambilan swab dan pada pukul 03.30 Wib dinyatakan oleh dokter pasien telah meninggal dunia. Terkonfirmasi positif covid-19 dari hasil swab pertama dari Labkesda pada tanggal 21 September 2020. Pemulasaran jenazah dilakukan secara protokol covid-19,” ujarnya.

Untuk, jumlah swab yang telah dilakukan di Provinsi Lampung berjumlah 11.504 dari 4 PCR dan juga PCM yang ada di beberapa kabupaten dan kota.
“Positif ada 1.347 khusus untuk tanggal 21 September jumlah swab yang diperiksa 346 swab dimana menghasilkan positif baru sebanyak-banyaknya 24 orang,” tambahnya.

Reihana juga menyampaikan, angka reproduksi efektif untuk tanggal 22 September 2020 adalah 0,50 walaupun berasa dibawah angka 1 dalam dua minggu terakhir masih berfluktuasi dari 0,49 sampai 2,20 belum stabil dibawah angka 1 dalam arti pandemi belum sepenuhnya dapat dikendalikan.

Kemudian, untuk jumlah tempat tidur di 36 rumah sakit rujukan yang ada di provinsi Lampung sebanyak 396 dimana yang terpakai sampai hati ini (Selasa-red) sebanyak 148 tempat tidur dan total yang belum terpakai ada 248 tempat tidur. “Tempat tidur dengan ventilator di ruang isolasi tekanan negatif masih tersedia dirumah sakit Abdul moeloek ada 2, rumah sakit Bob Bazar ada 4, rumah sakit A. Dadi Cokrodipo ada 1 ventilator, rumah sakit umum ragap begawi di Mesuji ada 1, dan rumah sakit Alimuddin umar Lampung Barat ada 2 dan rumah sakit Zainal Abidin way kanan ada 2 ventilator,” jelasnya.

“Tempat tidur dengan ruang ventilator biasa yang masih tersisa berjumlah si Abdul moeloek ada 6 tempat tidur, rumah sakit Muhammad tohir krui ada 2, rumah sakit umum daerah pringsewu ada 2 dan rumah sakit umum pesawaran ada 1 tempat tidur,” tambahnya.

Reihana menerangkan, protokol Kesehatan merupakan harga mati dan mutlak harus kita laksanakan, dengan melakukan protokol kesehatan yang ketat dan secara terus menerus atau konsisten tentu kita akan menurunkan Penukaran virus covid-19 yang ada di provinsi Lampung. “Jangan lupa melakukan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan dibawah air menggunakan sabun atau membawa hand sanitizer dan menjaga jarak,” tutupnya.(Harry)

Komentar