oleh

Oknum Polisi Lampura Kena Pasal Berlapis

Harianpilar.com, Bandarlampung – Seorang oknum polisi berpangkat Bripka yang berdinas di Polsek Sungkai Selatan, Lampung Utara, disidangkan lantaran kedapatan membawa senpi ilegal saat sedang menyalahgunakan sabu.

Ia pun dituntut dalam perkara senpi ilegalnya dengan hukuman penjara selama 15 bulan, dengan sementara menunggu sidang tuntutan dalam perkara narkotika.

Terdakwa YV yang diketahui sebagai anggota Bhabinkantibmas yang berdinas di wilayah hukum Polsek Sungkai Selatan ini, kisaran juni 2020 kemarin ditangkap saat berpesta sabu di dalam mobil bersama rekannya dan diamankan beserta senjata api yang dibawanya tanpa adanya surat izin resmi.

Pria 37 tahun ini pun dijerat dengan dua dakwaan pasal yang berbeda, yaitu pasal 1 ayat 1 UU Darurat No 12 Tahun 1951, serta pasal 112 ayat 1 dan pasal 127 ayat 1  huruf  A, UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Oleh jaksa terdakwa YV dituntut penjara selama 15 bulan dalam perkara kepemilikan senjata api ilegalnya dan harus kembali menjalani sidang perkara narkotikanya pada Selasa pekan depan, dengan agenda pembacaan tuntutan dari jaksa.

Sebelumnya, Polres Kota Bandarlampung menahan oknum polisi dan masyarakat sipil atas kepemilikan senpi rakitan dan juga sabu juga bong bekas pakai di Mapolresta Bandarlampung.

Setelah diamankan sejak Jumat lalu oknum polisi Lampung Utara YF dan rekannya masih menjalani penahanan selama dua puluh hari kedepan di Mapolresta Bandarlampung. Hal ini dikemukakan Kapolresta Bandarlampung Kombes Yan Budi Jaya. “Masih, berlanjut hingga sekarang, dan ditahan atas kepemilikan senpinya,” katanya, Minggu (07/06/2020).

Yan Budi mengungkapkan Status Anggota Polsek Sungkai Selatan itu kini sudah menjadi tersangka dan juga sekaligus saksi. “Statusnya tersangka untuk penanganan senpi, kalau narkoba saya belum tahu tapi ditahan, lebih rinci tanya kasat narkoba saja,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polresta Bandarlampung AKP Zainul Fachry mengungkapkan jika hasil tes urine yang dilakukan pihaknya menunjukkan hasil positif. “Urine dia setelah diperiksa positif,”ungkapnya.

Selain itu, Zainul mengungkapkan barang bukti yang diserahkan oleh Sat Reskrim dari tangan pelaku yakni satu paket sabu- sabu , sath plastik klip bekas bungkus sabu sabu ,seperangkat alat hisap sabu sabu atau bong,1 korek api gas.

“Pasal yang di sangkakan 114 ayat 1 sub pasal 112 ayat 1 lebih sub pasal 127 ayat 1 huruf a uu ri no 35 tahun 2009, jadi pemakai saja dia,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polresta Bandarlampung menangkap satu oknum polisi yang diduga memiliki senjata api rakitan beserta barang haram narkoba jenis Sabu di Jalan Teuku Umar Kedaton, Bandarlampung, Jumat(05/06/2020) dini hari.

Berdasarkan informasi yang dihimpun radarlampung.co.id, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 00:02 WIB dimana Oknum Polisi tersebut diketahui berinisial YF(37) anggota Polsek Sungkai Selatan, Polres Lampung Utara,  dia diamankan bersama seorang masyarakat sipil di depan sebuah bank, berkat kecurigaan seorang security yang melihat mereka memegang senjata api rakitan.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad membenarkan adanya penangkapan yang dilakukan oleh Tekab 308, ia mengatakan jika penangkapan kedua pelaku berawal dari penyelidikan polisi tentang tindak lanjut kasus pembobolan ATM. (TIN/Mar)

Komentar