oleh

Herman HN: Orgil Kian Meresahkan

Harianpilar.com, Bandarlampung – Keberadaan Orang Gila (Orgil) di kota Bandarlampung semakin meresahkan. Setidaknya, ada dua kejadian beruntun yang terjadi yaitu, penusukan syekh Ali Jaber dan Pembakaran Gedung Olahraga Saburai yang diduga dilakukan oleh ‘orang gila’.

Walikota Bandarlampung,Herman HN menyatakan, dirinya tidak serta merta percaya begitu saja jika kedua pelaku tersebut memiliki gangguan kejiwaan.

Herman HN menambahkan, kasus ‘orang gila’ ini terlalu dibesar-besarkan lantaran pelaku penusukan Syekh Ali Jaber diisukan memiliki gangguan kejiwaan.

“Seperti penusukan dan pembakaran gedung di saburai itu gila, gak percaya saya kalau orang itu gila. Apa urusannya orang itu bakar-bakar gedung. Gak pernah-pernah gedung itu dibakar,” ungkapnya, Rabu (16/09/2020).

Herman HN menjelaskan, jangan sampai ada oknum yang memanfaatkan status ‘orang gila’ ini untuk membuat kegaduhan di kota Bandarlampung.

“Mentang-mentang kemarin ada yang (nusuk) kyai itu ngaku gila, yang ngebakar (gedung) ini dibilang gila juga. Biar nanti polisi cek lah orang ngaku-ngaku gila, pencet aja kakinya pasti dia ngaku,” jelasnya.

Saat disinggung soal penertiban ‘orang gila’ yang ada di kota Bandarlampung, Herman HN mengklaim, pihaknya sudah mengerahkan satuan polisi pamong praja untuk mengamankan ‘orang gila’ yang serinh kali masih berkeliaran di jalan protokol kota Bandarlampung.

“Baik Pamong Praja bersama Dinas Sosial terus melakukan penertiban. Tapi ini yang repot, orang enggak gila tapi ngaku gila ini repot juga. Kasian polisi lah ya, jangan main-main,” tutupnya. (Harry)

Komentar