oleh

Camat Waykhilau dan DPU Pesawaran Tinjau Lokasi Normalisasi Sungai Waylipang

Harianpilar.com, Pesawaran – Pemerintah daerah Pesawaran melalui Dinas PU Penata Ruang Pesawaran, melakukan normalisasi sungai Waylipang yang terletak di Desa Kotajawa Kecamatan Waykhilau, Rabu (16/09/2020).

Kegiatan normalisasi sungai Waylipang ini menurut Camat Waykhilau, A. Rosani, langkah konkrit pemda Pesawaran terkait penanggulangan banjir tahunan yang selalu melanda di 4 desa yang ada di kecamatan setempat.

“Semoga dengan adanya normalisasi sungai ini dapat bermanfaat dalam rangka mengatasi banjir yang terjadi setiap tahunannya terutama di desa Kotajawa dan desa Tanjung Rejo,” ungkap A Rosani, Camat Waykhilau, Rabu (16/09/2020).

Rosani melanjutkan, terkait adanya normalisasi waylipang ini sejatinya sudah terprogramkan sebelumnya. Namun terkendala covid -19, maka pihak Dinas PU Pesawaran baru dapat melaksanakan saat ini

“Sementara ini normalisasi sungai Waylipang ditempatkan sepanjang titik bendungan yang berada di Desa Kotajawa terlebih dahulu, mengingat ditempat tersebut titik meluapnya air saat banjir, baru setelah itu normalisasi dilanjutkan ketitik lainnya,” terangnya.

Dan mengenai batas waktu pelaksanaan normalisai kata dia (A Risani -red), pihak Dinas PU pesawaran tidak membatasinya, namun disesuaikan dengan kebutuhan sepanjang normalisasi bisa mengatasi permaslahan banjir didua desa tersebut (Kotajawa -Tanjung Rejo).

Sementara tokoh masyarakat Kotajawa, Antoni Hendrawan, sangat berterimaksaih atas program normalisasi sungai yang ada. Menurutnya, dengan adanya normalisasi sungai waylipang ini tentunya selain mengatasi banjir juga dapat meningkatkan produksi pangan di dua desa khususnya dan di Kecamatan Waykhilau pada umumnya.

“Kami masyarakat kotajawa sangat berterimakasih kepada bapak bupati Pesawaran atas terlaksananya kegiatan normalisasi sungai ini. Normalisasi ini tentunya sangat bermanfaat, selain pencegahan bencana banjir yang sering terjadi juga akan neningkatkan pruduksi pangan, sebab sawah kami tidak lagi terendam banjir kedepannya,” jelas Antoni.  (Fahmi /Wahyudi)

Komentar