oleh

Puting Beliung ‘Sapu’ Rumah Pengrajin Kerupuk

Harianpilar.com, Jati Agung – Hujan deras disertai angin kencang dan mati lampu pada pukul 01.00 WIB membuat rumah pengrajin kerupuk mengalami kerusakan rata dengan tanah akibat diterpa angin puting beliung. Tidak sampai disitu, angin juga menghancurkan empat motor yang ada di dalam rumah.

Angin kencang menumbangkan 3 pohon dan pohon tersebut menimpa rumah Feri Irawan (44) yang kesehariannya dijadikan sebagai pabrik pengrajin kerupuk di Umbul Niti, Desa Jatimulyo, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan.

Pada saat kejadian, Feri Irawan bersama anggota keluarga dan 9 karyawannya sedang tidur lelap.

“Kami sedang tidur lelap, tiba-tiba ada suara gemuruh angin, disertai hujan lebat, disertai mati lampu. Bersamaan dengan itu, terdengar suara pohon rubuh. Pohon yang satu menimpa pohon lain dan begitu seterusnya hingga menimpa pabrik ini.  Dan saya beserta 9 karyawan berhamburan lari keluar rumah. saya sangat sedih semua peralatan pembutan kerupuk serta 4 unit motor rinsek. Saya perkirakan kerugian akibat musibah ini mencapai ratusan juta,” tutur Feri Irawan.

Bencana musibah ini sudah ditinjau oleh Kades Jatimulyo Sumardi dan dia sangat prihatin atas musibah yang dialami warga Dusun Umbul Niti.

Kades Jatimulyo Sumardi mengaku prihatin dengan musibah yang menimpa warganya. Sebab kejadian serupa bukan yang pertama kali. Sebelumnya juga sudah pertah terjadi.

Dia mengajak warga lainnya untuk bersama-sama membantu korban untuk meringankan beban korban yang kehilangan tempat tinggal dan sekaliogus tempat usahanya. “Saya mengetuk kepada donatur untuk bersama-sam a memberikan bantuan kepada korban untuk meringakan benan,” katanya.

Kemudian desa juga akan membantu berupa meterial bangunan untuk mendirikan kembali rumah Feri Irawan bersama warga.

Pihaknya juga sudah melaporkan atas kejadian tersbut ke (BPBD) Badan Penanggulangan Bencana Daerah Lampung Selatan.

“Insya Allah hari ini, Rabu (08/07/2020) anggota DPRD Lampung Selatan, Rosdiana akan meninjau lokasi kejaidan,”katanya. (Mar)

Komentar