oleh

Kades Sidodadi Asri Harapkan Bantuan BLT DD Ringankan Beban Warga

Harianpilar.com, Jati Agung – Jajaran Pemerintah Desa Sidodadi Asri, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan telah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat yang kurang mampu terdampak pandemi Covid-19.

Kepala Desa Sidodadi Asri Didik Marhadi, SH mengatakan jumlah penerima BLT DD sebanyak 106 Kepala Keluarga (KK) yang mendapatkan BLT setelah Pemerintah Desa melakukan pendataan untuk menyalurkan bantuan dan masing-masing mendapatkan Rp 600.000.

“Bantuan langsung tunai ini kita berikan kepada masyarakat ini benar-benar yang belum pernah mendapatkan bantuan sebelumnya, baik bantuan dalam bentuk PKH, BPNT maupun bantuan sosial lainnya,” tegasnya, Selasa (07/07/2020).

Semoga dengan adanya BLT DD ini masyarakat yang kurang mampu akan terbantu dan merasakan manfaatnya secara langsung.

BLT ini diserahkan langsung oleh Kepala Desa Sidodadi Asri Didik pada masyarakat penerima.

Penyaluran BLT DD ini bertujuan untuk meringankan beban krisis ekonomi masyarakat yang diakibatkan dari dampak pandemi Corona Virus Diseas (Covid-19) yang mewabah di Kabupaten Lampung Selatan umumnya, dan Desa Sidodadi Asri khususnya.

Penyerahan BLT DD ini juga dihadiri Camat Jati Agung Jhoni Irzal, Kapolsek Jati Agung Iptu. Anwar Mayer Siregar, SH, anggota Babinsa, pendamping dan aparat desa setempat agar penyerahannya transparan, tepat sasaran, serta lancar.

Didi mengatakan, bahwa data BLT dari DD ini terverifikasi berdasarkan musyawarah bersama aparatur, dan RT.

“Artinya disini biar tidak tumpang tindih datanya, dimana masyarakat yang sudah terdaftar atau mendapatkan BLT pusat, APBD, PKH, dan bantuan sembako murni tidak menerima lagi BLT DD.

Jadi setelah terdata, ada 106 orang yang berhak menerimanya. “Harapannya dengan adanya bantuan BLT DD ini, masyarakat Desa Sidodadi Asri yang terdampak musibah wabah Covid 19 ini, terbantukan bebannya secara ekonomi,” ungkapnya.

Ngadimin, salah satu penerima BLT mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, khususnya Pemerintah Desa Sidodadi Asri.

“Bantuan ini yang sangat kami butuhkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, apalagi dibulan ini,” ungkapnya.

Camat Jati Agung Jhoni Irzal mengatakan penerima BLT DD sudah melalui proses yang cukup panjang.

“Sudah melalui beberapa tahapan yang harus dilalui. Tidak ada karena kedekatan dengan aparat desa,” kata Camat.

Dia menjelaskan Dana Desa yang semestijya digunakan untuk pembangunan infrastruktur itu dialihkan menjadi BLT DD.  “Jangan sampai masyarakat su’uzon kalau Dana Desa dikorupsi oleh aparat desa,” katanya. (Mar)

Komentar