oleh

Bappilu ‘Bantah’ Pernyatan Sekretaris Nasdem

Harianpilar.com, Bandarlampung – Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Provinsi Lampung Edwin Hanibal membantah pernyataan Sekretaris DPW Nasdem Fauzan Sibron yang menyebut Edwin sudah jarang terlibat dalam kegiatan partai. Edwin justru merasa tidak pernah dilibatkan dalam agenda partai termasuk masalah Pilkada, padahal Edwin adalah Ketua Bappilu.

Bahkan, Edwin mengaku belum pernah diminta klarifikasi atau dipanggil sebelum ada wacana perombakan pengurus DPW.”Kalau sekarang belum ada, belum ada klarifikasi. Kalau dibilangin nggak aktif, saya nggak pernah diundang. Ada grup WA Pengurus DPW Restorasi, saya dulu ikut tapi karena Hp saya pernah dibajak orang saya sempat Off. Kemudian mau masuk lagi nggak dibolehin ama Fauzan, adminnya Romi R Marpaung. Infonya klo ada kegiatan melalui grup restorasi itu,” terang Edwin Hanibal pada Harian Pilar, Selasa (07/07/2020).

Dalam urusan Pilkada, Edwin mengaku tidak dilibatkan. Padahal jabatan Edwin adalah Ketua Bapilu.”Pas mau Pilkada mereka rapat sendiri dan Fauzan menunjuk orang-orang dia sebagai Tim Pilkada, padahal saya Ketua Bappilu. Karena saya nggak bisa diperintah-perintah dan nggak mau main-main dalam proses Pilkada khusus untuk usulan rekom, saya nggak diikutkan tapi beberapa DPD minta saya hadir di Kabupaten,” terangnya.

Menurut Edwin, sepengetahuannya juga belum ada rencana perombakan pengurus DPW Nasdem, yang ada hanya untuk DPD Kabupaten/kota.”Belum ada klo DPW tapi klo DPD kab/kota sebagian iya. Kalau saya sebenarnya dari kk Mustapa kena KPK saya sudah minta mundur ke Kk. Mustafa dan Pengurus DPW dan DPP, tapi nggak dibolehin alasanya karena mau Munas dll,” tandas Edwin.

Menanggapi hal itu, Sekretaris DPW Partai Nasdem Provinsi Lampung, Fauzan Sibron, mengatakan, di Partai Nasdem tidak ada istilah tim Pilkada. Berdasarkan Peraturan Organisasi (PO) 06, penjaringan dilakukan oleh DPD dan DPW melalui Bapilu, kemudian hasil penjaringan diusulkan DPD maksimal 3 bakal calon (bacalon) kepada DPW. Selanjutnya DPW melalukan talent scouting dan verifikasi serta melakukan pleno.”Jika diperlukan DPW berhak menambah 2 nama untuk diusulkan ke DPP, Bapilu DPP akan melakukan pleno penetapan, berdasarkan kajian survey dan dinamika politik yang ada, hasil pleno tersebut akan diusulkan kepada Ketua Umum untuk ditetapkan, selanjutnya Bapilu DPP akan mengeluarkan rekomedasi untuk bacalon itu,” terangnya.

Disinggung apakah proses itu melibatkan Ketua Bapilu DPW Edwin Hanibal, Fauzan mengatakan, setiap rapat sekretariat selalu mengundang baik surat maupun undangan di Grup WA kepada seluruh pengurus DPW.

Ditanya soal larangan memasukkan Edwin ke WAG, Fauzan membantahnya.”Gak lah , gak sejauh itu, saya sama kk Edwin seperti kk sendiri, hubungan kami baik,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, ditengah mencuatnya masalah rekomendasi ganda untuk Pilwakot Metro dan menjelang pilkada serentak 8 kabupaten/kota di Lampung, bergulir rencana perombakan jajaran pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Provinsi Lampung dan sejumlah pengurus dewan pimpinan daerah (DPD) kabupaten/kota.

Beberapa pengurus partai besutan Surya Paloh itu dikabarkan akan diganti, termasuk Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPW Nasdem Lampung Edwin Hanibal.”Saat ini kami sedang terfokus untuk menyusun restrukturisasi pengurusan DPD hingga DPW, termasuk dalam pleno DPW kami telah mengusulkan pergantian kakak Edwin Hanibal selaku Bapilu DPW,” ujar Sekretaris DPW Partai Nasdem Lampung, Fauzan Sibron, pada Harian Pilar, Senin (06/07/2020).

Menurut Fauzan, Edwin Hanibal diusulkan diganti karena sudah lama tidak terlibat kegiatan partai.”Beliau (Edwin Hanibal) sudah lama tidak terlibat kegiatan partai, dan saat ini menunggu SK terbaru kepengurusan DPW,” terangnya.

Selain Edwin Hanibal, lanjutnya, terdapat beberapa pengurus yang tidak aktif dan mengundurkan diri juga akan diganti.”Nanti akan disampaikan setelah SK ada,” jelasnya.

Fauzan juga menyinggung masalah rekomendasi untuk Pilwakot Metro yang terbit ke dua calon yakni Anna Morinda dan Ahmad Mufti Salim,”Terkait dinamika pilkada Kota Metro, kami akan menjelaskan secara komprehensif minggu depan sesuai agenda yang telah kami susun,” pungkasnya.(Tim/Ramona/Maryadi)

Komentar