oleh

Kepala Kampung Gunung Sangkaran Kembangkan Pariwisata Curup Waykawat

Harianpilar.com, Waykanan – Kepala Kampung Gunung Sangkaran, Kecamatan Blambangan Umpu, Juanda optimis Curup Waykawat yang sekarang menjadi perbincangan publik akan menjajdi objek wisata andalan di yang dimpimpinnya.

Pasalnya, meskipun baru beberapa pekan terakhir ini dikenal oleh publik sudah nampak terpantau ramai pengunjung. Bukan hanya dari kampung tetangga saja yang brdatangan, bahkan juga dari luar kabupaten datang silih berganti di setiap harinya yang membuat Curup Waykawat menjadi ramai.

Kepala Kampung Gunung Sangkaran Juanda, Senin (06/07/2020) mengatakan sejak tahun 1990 hingga kini curup Waykawat Kampung Gunung Sangkaran, Kecamatan Blambangan Umpu luput dari perhatian Pemerintah Kabupaten Way Kanan.

Di lokasi wisata ini, terdapat air terjun dan pemandangan yang asri dan indah. Disini juga terdapat spot-spot foto yang menarik. Tak heran, tempat wisata ini menjadi daya tarik dan mampu memikat wisatawan lokal untuk berkunjung.

Di Curup Waykawat, bisa menikmati pesona alam yang asri dengan gratis. Berfoto sambil berdiri diatas bebatuan, bakal menjadi sensasi tersendiri sambil menikmati sejuknya tiupan angin.

Namun, sayangnya keberadaan tempat wisata ini cukup tersembunyi. Curup Waykawat berlokasi di Kampung Gunung Sangkaran, Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan, Lampung.

Jaraknya kurang lebih 15 kilometer dari pusat kota Blambangan Umpu atau sekitar 20 menit jika ditempuh memakai sepeda motor.

Akses menuju lokasi Curup pun terbilang cukup mudah. Pengunjung tidak akan sulit untuk menemukan tempat wisata ini lantaran akses jalan sudah langsung bisa menuju ke area wisata. Namun, untuk bisa sampai ke tempat ini, sementara hanya dapat diakses kendaraan roda dua.

Masyarakat kampung setempat berharap agar destinasi wisata tersebut, dapat dikelola oleh Pemerintah, yakni Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporawis) guna terjaganya keasrian serta dapat menopang perekonomian masyarakat sekitar dan kedepannya bisa mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten yang berjuluk Bumi Ramik Ragom.

Juanda beterima kasih kepada semua pihak yang telah berkipirah mengenalkan keindahan Curup Waykaway kepada publik, sehingga Curup Waykawat kini dikenal oleh masyarakat luas.

“Tentu saja hal ini membuat rasa gembira saya selaku Kepala Kampung dan masyarakat di sekitar Waykawat hususnya karena Curup Waykawat. Selain akan menambah inkam Kampung juga akan mengurangi angka pengngguran,” katanya.

Sementara Pendi, warga Waykawat merasa senang melihat keserius Pemerintah Kampung untuk menjadikan Waykawat sebagai tempat wisata terpaporit di kampung Gunung Sangkaran.

“Mudah mudahan Curup Waykawat bukan hanya idola Kampung Gunung Sangkaran saja, melainkan juga masyarakat Lampung,” katanya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporawis) Yustian. Dia juga mengaku optimis bahwa wisata Curup Waykawat akan dikenal oleh masyarakat luas hingga luar provinsi.

Oleh karena itu, untuk menunjukkan dukungan kami telah menghibau untuk Kepala Kampung Gunung Sangkaran kelompok sadar wisata (Pokdarwis) untuk melakukan penataan taman Wisata Waykawat. (eeng)

Komentar