oleh

Vespa Mania Akan Berjuang Wujudkan ‘Bandar Lampung Baru’

Harianpilar.com, Bandarlampung – Bakal calon walikota Rycko Menoza SZP menjadi anggota kehormatan Vespa Mania di Kota Bandar Lampung karena dianggap sebagai sosok yang perduli kepada pecinta motor klasik tersebut.

“Bang Rycko menjadi orang yang pertama kali perduli dengan para vespa mania di Bandar Lampung,” kata Koordinator Vespa Mania, Syech Hud Ismail, saat acara keliling Bandar Lampung bersama Rycko Menoza SZP, di Bandar Lampung, Minggu (28/06/2020).

Menurutnya, Rycko adalah sosok yang tepat untuk menjadi pemimpin Bandar Lampung selanjutnya, dengan harapan dapat menampung aspirasi dan memfasilitasi kegiatan para scooter tersebut.

Selama ini, lanjutnya, tidak ada sosok yang mengayomi, perduli akan keberadaan vespa mania termasuk pemerintah kota saat ini. Padahal jika diberdayakan para milenial ini dapat berperan aktif dalam pembangunan.

“Kami kecewa, mau audensi dan mengadakan kegiatan-kegiatan saja susah,” kata dia.

Oleh karena itu, kata dia, para vespa mania mendukung dan akan ikut berjuang bersama Rycko Menoza mewujudkan ‘Bandar Lampung Baru’ agar Kota Bandar Lampung lebih baik lagi.

Menurutnya, masih banyak permasalahan di Bandar Lampung yang harus dibenahi seperti permasalahan sampah, banjir dan minimnya fasilitas publik untuk kegiatan kaum milenial seperti ruang terbuka hijau.

Sementara itu, Rycko Menoza SZP mengatakan acara ini untuk mengisi hari libur dengan kegiatan-kegiatan positif setelah Kapolri mencabut maklumat larangan kerumunan masyarakat karena pandemi Covid-19.

Acara ini kata dia, berjalan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dan safety riding selama acara tersebut berlangsung.

Ia mengatakan, memang saat ini dirinya akan ikut berkompetisi dalan pilwakot dengan niat ingin membuat Kota bandar Lampung lebih maju, nyaman dan modern.

Menurutnya, masih banyak hal yang harus dibenahi di Bandar Lampung seperti masalah banjir, sampah, masalah tata kota dan pemerataan pembangunan.

Menurutnya, pemerataan pembangunan di Bandar Lampung perlu dilakukan karena masih banyak daerah pinggiran kota yang belum tersentuh pembangunan.

“Kita tidak alergi dengan fly over, tetapi bukan satu-satunya infrastruktur untuk mengatasi kemacetan,” kata Rycko.

Sementara itu, Rycko Menoza SZP bersama Vespa mania berkendara berkeliling melewati jalan-jalan protokol di Kota Bandar Lampung.

Ratusan vespa mania mengawali start dari depan Mahan Agung Jalan dr Susilo dan berakhir di Taman Kartini, Boemi Kedaton Resort.

Acara diakhiri dengan bincang-bincang santai dan menikmati kopi antara para vespa mania dengan Rycko Menoza di taman tersebut. (Ramona)

Komentar