oleh

#Dirumahaja, Stop Hoax

Harianpilar.com, Bandarlampung – Di tengah bencana serangan SARS -Cov-02 atau corona virus saat ini penting bagi semua pihak untuk mengikuti himbauan pemerintah dan menahan diri agar tidak menimbulkan kegaduhan. Himbau dan ajakan #Dirumahaja agar masyarakat social distancing atau jarak sosial dan tidak menyebarkan hoax demi kebaikan bersama.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, dr.Reihana, mengatakan, masyarakat harus mematuhi kebijakan pemerintah untuk self monitoring (mengawasi diri sendiri), self isolation (mengisolasi diri sendiri) dan social distancing (jarak sosial). Hal itu demi kebaikan bersama agar penyebaran virus corona tidak terus meluas.

“Apakah kita mau seperti Itali yang rakyatnya tidak mengikuti kebijakan pemerintah yang akhirnya militer yang harus bergerak? Patuhi
self monitoring, self isolation dan social distancing,” ujar Reihana pada wartawan, baru-baru ini.

Menurut Reihana, sampai saat ini jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Lampung 8 orang. Yakni laki-laki (62 tahun) di Rumah Sakit Umum Abdul Muluk (RSAM, perempuan (1 tahun) di RSAM, perempuan (2,5 tahun) di RSAM, perempuan (4 tahun) di RSAM, laki-laki (35 tahun) di RSAM, laki-laki (35 tahun) di RSAM, perempuan (42 tahun di RSAD Cokro Dipo Lampung Selatan (Lamsel), perempuan (11 tahun) di RSUD Pringsewu.

Reihana menjelaskan, PDP yang negatif corona terdapat tiga pasien yakni laki-laki (35 tahun) RS Ahmad Yani Kota Metro, dan balita perempuan (1 tahun) RSAM dan balita perempuan (2,5 tahun) di RSAM.

“Pemerintah terus bekerja keras untuk melakukan yang terbaik. Masyarakat jangan panik, cukup jaga pola hidup sehat dan ikuti kebijakan pemerintah. Stop menyebar hoax,” tandasnya.

Terpisah, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan, ada penambahan 64 orang pasien posirif corona. Sehingga kini, total pasien positif corona menjadi 514 orang.

Sedangkan untuk jumlah korban meninggal dunia dan sembuh juga bertambah. Pada angka kematian bertambah 10 orang menjadi 48 orang, sedangkan pasien yang sembuh bertambah 9 orang dan kini menjadi 29 orang.

“Ada penambahan kasus baru sebanyak 64 orang. Jadi total kasus adalah orang 514 orang,” kata Achmad Yurianto saat konferensi pers di Jakarta yang disiarkan langsung, Minggu (22/03/2020).

Secara rinci, penambahan kasus positif corona itu dari DKI Jakarta (40 orang), Jawa Barat (4 orang), Jawa Tengah (1 orang), Jawa Timur (15 orang), Kalimantan Selatan (1 orang), Maluku (1 orang), dan Papua (2 orang). Sehingga, total ada penambahan 64 kasus positif corona per hari ini.

Untuk pasien yang sembuh yaitu 5 orang dari DKI Jakarta dan 4 dari Jawa Barat, Sedangkan untuk pasien yang meninggal yaitu dari Bali (1 orang), Banten (1 orang), DKI Jakarta (6 orang), dan Jawa Barat (2 orang). (Tim/Maryadi)

Komentar