oleh

Puskesmas Pasar Simpang Ditempati

Harianpilar.com, Tanggamus – Gedung baru Puskesmas Pasar Simpang di Kecamatan Kota Agung Timur sudah ditempati.

Hal itu dinyatakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus melalui Sekretaris Diskes Tanggamus Taman Prasi mewakili Kepala Diskes Tanggamus Taufik Hidayat.

Menurut Sekretaris Diskes Tanggamus, Taman Prasi gedung baru tersebut ada di seberang makam pahlawan Bahagia, tepat di deretan kantor Kecamatan Kota Agung Timur.

“Gedung Puskesmas sudah mulai ditempati sejak dua pekan lalu dan sudah buka pelayanan sepekan ini. Jadi sekarang semuanya sudah di gedung baru,” terang Prasi.

Taman Prasi mengaku, tidak ada acara peresmian untuk penggunaan gedung ini. Kegiatan hanya dilakukan berupa doa bersama dan mengumpulkan tokoh masyarakat untuk silaturrahmi.

“Saat pertemuan silaturrahmi itu kami minta masyarakat agar menjaga gedung yang baru tersebut dari keamanan dan lingkungan yang sehat. Sebab manfaatnya juga untuk masyarakat,” terang Prasi.

Menurutnya, gedung baru Puskesmas Pasar Simpang ini lebih bagus untuk sarana kesehatan karena arealnya lebih luas. Sehingga untuk tempat parkir kendaraan mobil atau motor tersedia. Kemudian ruangan-ruangan juga lebih luas, dari ruang pelayanan, apotek sampai laboratorium. Lalu masih tersedia lahan yang bisa dimanfaatkan untuk tanaman bermanfaat.

“Bangunan dan ruang sudah memenuhi peraturan menteri kesehatan nomor 75 tahun 2014 tentang sarana kesehatan,” terang Prasi.

Ia mengaku, puskesmas Pasar Simpang statusnya sarana kesehatan rawat jalan, tidak untuk rawat inap. Sebab letaknya tidak terlaku jauh dengan RSUD di Kota Agung.

“Dengan bangunan baru ini, pihak puskesmas menargatkan raih akreditasi paripurna, sebab selama ini sudah mendapat akreditasi utama,” ujar Prasi.

Ia optimis mendapatkan akreditasi tersebut meski termasuk berat. Sebab dengan akreditasi paripurna puskesmas benar-benar mandiri, dari segi belanja obat sampai mengontrak dokter spesialis sendiri.

“Harapan kami ada satu puskesmas di Tanggamus yang mendapatkan paripurna sebagai contoh. Jadi andalannya hanya Puskesmas Pasar Simpang,” terang Prasi.

Untuk tenaga medis, lanjut Prasi, saat ini ada dua dokter umum, masih kurang dokter gigi, tenaga sanitasi, dan tenaga laboratorium yang berstatus ASN. Sedangkan perawat mencukupi.

“Mudah-mudahan tenaga yang kurang dapat dipenuhi, agar bisa meraih akreditasi paripurna,” terang Prasi. (Agus/Ron).

Komentar