oleh

Menelisik Indikasi ‘Penyimpangan’ Proyek PUPR Tuba

Harianpilar.com, Tulangbawang –¬†Pelaksanaan sejumlah proyek milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulangbawang (Tuba) tahun 2019 diduga kuat sarat masalah. Mulai dari indikasi pemborosan anggaran hingga pelaksanaan proyek yang diduga tidak sesuai perencanaan awal.

Diantaranya paket pengadaan jasa konsultasi di Bidang Cipta Karya yakni penyusunan penilaian aset, harga bangunan, dan tanam tumbuh yang dibebaskan pada Pagar dan Bangunan Air Mancur Masjid Islamic Center Menggala senilai Rp50 juta yang dikerjakan KJPP Muttaqin Bambang Purwanto Rozak Uswatun & Rekan.

Kemudian, paket penyusunan penilaian aset, harga bangunan, dan tanam tumbuh yang dibebaskan pada Tugu Kota Menggala senilai Rp35 juta yang juga dikerjakan oleh KJPP Muttaqin Bambang Purwanto Rozak Uswatun & Rekan.

Anehnya, dari penelurusan wartawan koran ini, di lokasi Masjid Islamic Center dan Tugu Kota Menggala, tidak ada tanam tumbuh maupun bangunan yang dibebaskan atau diganti rugi kepada warga. Sebab, pekerjaan fisik kontruksi di Masjid Islami Center yaitu pembuatan miniatur ka’bah, renovasi pagar depan, serta pembuatan tempat pemotongan hewan kurban, berada dalam lokasi Masjid Islami Center. Sedangkan untuk renovasi Tugu Garuda (Tugu Kota Menggala) lokasinya masih berada di dalam pagar Tugu Garuda. Sehingga tidak ada tanaman atau bangunan milik warga yang terkena dampak dari pekerjaan renovasi Tugu Garuda tersebut.

(BERITA SELENGKAPNYA BACA DI SURAT KABAR HARIAN PILAR EDISI KAMIS 23 JANUARI 2020). (Merizal/Maryadi)

Komentar